GMNI Gelar Aksi Demo Kecam Aksi Pemukulan di Lapas Tobelo

Halmahera Utara, (MR)
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, (GMNI), beberapa waktu lalu, (13/10), menggelar aksi demo, mengecam aksi pemukulan yang dilakukan oleh petugas Lapas Klas II Tobelo terhadap salah satu tahanan. Aksi demo yang diikuti oleh puluhan mahasiswa ini, diawali di depan Laps Tobelo, kemudian bergerak ke Polres Halut dan kemudian ke DPRD Halut.

Koordinator Aksi, Ronal Muhama memaparkan bahwa penganiayaan yang dilakukan oleh oknum petugas Lapas, JA alias Jul terhadap salah satu tahanan yaitu YB merupakan salah satu bentuk premanisme yang harus ditindak tegas oleh aparat hokum.

Menurut Ronal, pada saat kejadian, (10/10), ketika pagi itu, sekitar pukul 07.30, saat membuka pintu blok sel tahanan wanita, pelaku langsung berkata kepada korban untuk segera pindah ke ruang tahanan lainnya. Namun sebelum pindah, korban sempat menanyakan alasan pemindahannya.
Tetapi justru yang diterima bukan jawaban atas pertanyaannya, namun kata-kata kasar yang keluar dari mulut pelaku terhadap korban dan langsung memukulnya.
Mendapat perlakuan demikian, korban langsung berniat menemui Kalapas untuk melaporkan kejadian ini, namun ia dihalang-halangi oleh dan ditahan oleh petugas laki-laki dan kemudian memasukkan korban ke ruangan tahanan dan selanjutnya memegang erat kedua tangan korban. Dalam keadaan tak berdaya, pelaku kemudian menggunakan tangan kanan mencengkeram wajah korban dan membenturkan ke dinding ruang tahanan.

Akibat tindakan ini, pipi kanan korban mengalami memar, kepala bagian belakang bengkak, bibir pecah serta memar pada lengan kanan bagian bawah. Atas perbuatan ini, GMNI mendesak agar Kalapas Tobelo harus bertanggungjawab dan memberikan sanksi berat kepada pegawainya.

Selain itu Polres Halut didesak juga untuk segera menindaklanjuti laporan terkait persoalan ini dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku dan secepatnya melakukan penahanan terhadap pelaku.
Sedangkan Komisi I DPRD Halut, langsung mengagendakan untuk segera memanggil Kalapaa Tobelo untuk dimintai keterangan terkait aksi premanisme yang dilakukan oleh anak buahnya. >>Karl

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.