Kediri, (MR) – Situs sejarah ini berlokasi di Dusun Butuh Desa Sukorejo wilayah Gurah Kediri Jatim, mempunyai luas kurang lebih 250 m2, akses jalan untuk sampai tempat dilokasi cukup mudah, motor maupun sepeda sudah bisa mencapai tempat lokasi yang berada di sekitar sawah dan perkebunan. Suasana yang tenang, udara sejuk menjadi ketertarikan sendiri bagi pengunjung. Tempat tujuan (destinasi) wisata situs calon arang merupakan tempat keramat serta bersejarah, yang merupakan peninggalan era kerajaan Kediri ketika itu. Menurut dongeng suci antara dewa dan makluk (mitologi), Calonarang punya hubungan dengan sejarah Bali.
Hal ini Yang perlu diketahui oleh masyarakat luas bahwa Indonesia begitu kaya akan cerita rakyat. Hingga sekarang menjadi wisata bersejarah di Kabupaten Kediri dan sudah masuk dalam sejarah yang ditonjolkan sejajar dengan wisata lainnya. Menurut cerita berkembang Calonarang adalah seorang ibu mempunyai kesaktian luar biasa pada saat itu, mempunyai Putri cantik yang bernama Ratna Manggali, siapapun tidak berani mendekati atau memperistri karena semua takut akan kekuatan ibunya (Calonarang) seorang yang hebat sakti mandraguna, karena itu Ibunya marah, banyak gadis yang dikorbankan sebagai tumbal pada Dewi Durga biar permintaannya dikabulkan.
Akhirnya terjadi banjir, serta penyakit tenung, timbul malapetaka di daerah tersebut yang menewaskan banyak orang. Akhirnya Raja Airlangga dengan berbagai politik yang akhirnya Calonarang dapat ditumpas. Disisi lain kisah yang lebih halus yaitu Calonarang dihidupkan lagi dimurnikan jiwanya, menjadi hamba Tuhan yang baik akhirnya dimudahkan masuk kesurga.
Menurut Kades Supandi, “pengunjung dari berbagai kalangan, baik pejabat maupun masyarakat, banyak berasal dari luar Desa Sukorejo. Ketika saat berkunjung banyak orang Bali, karena ada keratan sejarah Jawa-Bali. Sedangkan berdasarkan survei dalam setahun jumlah pengunjung mencapai 1000 orang datang. Sayangnya Pembebasan tanah masih terkendala, masih tahab mediasi.
Masih terjadi polemik pro kontra, terjadi pengertian yang sebenarnya harus diluruskan dan disikapi secara arif dan bijaksana. Harus segera diluruskan, pemilik tanah harus segera mengerti dalam arti luas, jangan dibenturkan dengan akidah Agama. Kami sangat tidak setuju dengan pola pikir seperti itu. Perlu di ketahui Bahwa calonarang adalah sejarah. Sangat perlu ditunjukkan untuk anak cucu kita agar dipahami sebagai education, dan ini dipelajari seluruh generasi penerus kita, yang sekarang memasuki jenjang Sekolah SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi seluruh Indonesia.
“Bahwa dulunya mempunyai riwayat panjang di tanah Jawa yang sekarang kita tempati. Maka jangan jadikan polemik di masyarakat seakan tidak bisa selesai. Kemudian ada ujaran yang mengatakan mau di beli berapapun tanah tidak akan diberikan. ini sungguh sikap yang tidak berdasar. Padahal ini merupakan cagar budaya yang perlu dilestarikan dan dilindungi UU sebagai hak milik Negara (SHM). >>Ags
