Wakil Ketua DPR Tak Setuju KPK Dibubarkan

Jakarta (MR)
Wakil Ketua DPR Pramono Anung tak sepakat dengan pendapat Marzuki Alie yang menyarankan KPK dibubarkan jika memang sudah tak ada lagi orang-orang yang kredibel menjaga KPK. Menurut Pramono, jika memang ada pimpinan KPK yang bersalah jangan langsung membubarkannya. “Saya termasuk yang tidak setuju (dibubarkan). Kalau ada pimpinan yang salah ya mereka yang harus bertanggungjawab bukan KPK-nya yang dibubarkan,” kata Pramono saat ditemui wartawan di gedung DPR, Jumat, (29/7).
Menurut politisi PDIP tersebut, KPK telah menjadi pelindung bagi tindakan korupsi yang semakin merajalela di Indonesia. Jika dibubarkan maka korupsi justru bisa semakin merajalela. “KPK telah menjadi antibodi korupsi yang berlangsung secara sistemik dari waktu ke waktu. Kalau ada yang membubarkan KPK itu berarti untuk menghilangkan antibodi dan korupsi semakin lebih akut,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR lainnya Priyo Budi Santoso mengaku wajar jika Marzuki Alie memberikan pernyataan seperti itu. Priyo melihat pernyataan Marzuki merupakan bagian dari kekecewaannya atas kasus-kasus yang menimpa pimpinan KPK. “Saya bisa memahami kegetiran beliau karena pada titik tertentu pendapat ini mengecewakan diantara kita,” kata Priyo saat ditemui di gedung DPR.
Namun, jika memilih antara membubarkan atau membenahi KPK, Priyo lebih memilih untuk membenahi KPK saat ini untuk mengembalikan citra KPK seperti dulu. “Ini saatnya KPK kita beri waktu KPK berbenah secara total. Saya mengusulkan berbenah dulu. Kalau tidak bisa mungkin opsi yang dimaksud Pak Marzuki menjadi relevan,” ujarnya.
Namun, Ketua DPP Golkar tersebut merasa bersyukur KPK masih memiliki Ketua KPK seperti Busyro Muqoddas yang masih mencerminkan sifat malaikat menurutnya. (Ediatmo)

Related posts