Kediri, (MR)
Sebagai realisasi program informasi penerangan yang diagendakan pihak BNN dan Kepolisian, kegiatan ini merupakan langkah antisipasi sejak dini melindungi para pelajar dari bahaya penyalahgunaan Narko ba & obat-obatan terlarang. Mengingat perkembangan emosional mereka pada usia ini, mendorong rasa penasaran yang lebih besar ketimbang mengedepankan pemikiran yang logis.
Peredarab Narkoba akhir – akhir ini yang semakin merajalela, menarik sebuah keinginan untuk memutuskan mata rantaianya. Mengingat kejahatan Narkoba adalah suatu kejahatan yang sangar luar biasa, karena dampaknya yang luar biasa pula dalam mempengaruhi kehidupan genearasi bangsa. Maka dengan paparan yang seperti ini, sudah barang tentu kalau penyalahgunaan narkoba harus secepatnya diselesaikan dengan berbagai solusi yang mengena, tepat sasaran pada apa yang diarahkan oleh pihak Kepolisian.
Hal ini seperti yang diungkapkan Andik Jaelistiono, SPd (Kepsek), “Kami sangat mendukung kegiatan ini karena kami ingin para siswa mendapatkan pengarahan dan pemahaman yang mendetail tentang bahaya narkoba, terlebih di daerah sekitar lingkungan yang rawan peredarannya”.
Acara ini dilaksanakan di SMPN 1 Papar pada tanggal 25 April 2016 kemaren yang diikuti seluruh siswa yang hamper mendekati angka 1000 anak. Disepakti seluruh siswa, Guru, Staff dan Karyawan berkomitmen dengan bertanda-tangan diatas kain panjang untuk menjauhi hal-hal negative berkenaan dengan penyalahgunaan Narkoba.
Sri Sugiati (Staff TU),” Upaya yag telah dilakukan pihak BNN dan Kepolisian ini harus kita dukung & kembangkan, karena semua ini berkaitan dengan mentalitas bangsa.
Penyadaran maupun pemberian informasi yang berkaitan dengan bahaya penyalahgunaan Narkoba & Obat terlarang harus betul – betul bisa diterima & sampai keseluruh lapisan masyarakat utamanya di Lingkungan pelajar. Ini adalah bentuk strategi sosialisasi yang maksimal. >>Agus W
