Saleha Tepis Tudingan Miring di Hadapan Gubernur

Bombana, (MR)
Malam Ramah Tamah HUT Bombana ke-13, Minggu (18/12) malam, yang berlangsung RTH Bombana, menjadi momen tepat bagi Pj. Bupati Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Hj.Sitti Saleha, SE., M.Si untuk mengklarifikasi tudingan miring yang dialamatkan kepadanya selama menjadi Pj. Bupati.

Acara penuh suka cita yang dihadiri Gubernur Sultra, Dr. Nur Alam, SE., M.Si, dimanfaatkan untuk menepis tuduhan yang akhir-akhir ini menyudutkan dirinya.

Seperti diketahui, teranyar, Saleha sebagai Pj. Bupati, terjerat isu pungli terhadap sejumlah kontraktor yang memenangkan tender proyek di kabupaten Bombana. Hal ini menjadikan dirinya mendapat sorotan negatif dan ramai diperbincangkan di masyarakat.

Saat memberi sambutan, dengan tegas Saleha menyampaikan, semua tuduhan itu hanyalah fitnah dan tidak benar adanya. “Pada kesempatan ini saya menyampaikan bahwa apa yang dituduhkan kepada saya selama ini adalah tidak benar,” tegas Saleha di hadapan gubernur, pimpinan dan anggota DPRD Bombana, para pejabat sipil, TNI/Polri dan ribuan masyarakat Bombana yang menghadiri acara ramah tamah HUT Bombana.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Nur Alam, memaklumi keluhan Pj. Bupati Bombana. Namun, Nur Alam menyarankan agar Saleha mengabaikan jika merasa semua itu tidak benar. “Apa yang menjadi keluhan ibu Penjabat Bupati tadi dapat saya maklumi. Kalau merasa bahwa apa yang menjadi koreksi itu tidak benar, maka diabaikan saja, tidak perlu mengganggu. Walaupun sering kali menyedihkan, itu adalah resiko dari tugas dan jabatan,” ujar gubernur. Nur Alam mengingatkan, di era keterbukaan sekarang ini sering kali memang tidak bisa dibatasi ekspresi dan penyampaian pendapat serta inspirasi dan aspirasi dari berbagai pihak, saking tidak bisanya dibatasi, sehingga kadang-kadang terjadi di luar konteks dan mengada-ada. “Oleh karena itu, seorang pemimpin harus selalu tangguh dalam menghadapi dinamika dan situasi seperti ini,” kata gubernur.

Selaku atasan langsung Pj.Bupati Bombana, gubernur mengingatkan kepada semua yang hadir, agar jangan meleceti Pj.Bupati Bombana. “Yang bersangkutan itu adalah staf saya secara langsung. Beliau saya utus ke sini untuk mengemban tugas pemerintahan mewakili saya sebagai gubernur. Jangan dileceti, karena bila dileceti sama dengan saudara-saudara meleceti saya,” tegas Nur Alam.

Pada kesempatan itu, gubernur juga menyampaikan, selayaknya masyarakat Bombana berbangga, karena selama ini belum pernah ada bupati perempuan yang lahir di Sultra, kecuali di Bombana, yakni Hj.Sitti Saleha.
Acara Ramah Tamah didahului pengumuman dan pemberian hadiah kepada pemenang lomba Porseni memeriahkan HUT Bombana. Kecamatan Rumbia Tengah keluar sebagai juara umum dan memboyong kembali piala bergilir yang diserahkan Pj.Bupati Bombana, Hj.Sitti Saleha kepada Camat Rumbia Tengah, Ramsi Rafiu, SH, sekaligus mengukuhkannya sebagai Juara bertahan.

Pj. Bupati Bombana juga menganugerahi piagam penghargaan kepada 10 jurnalis yang selama ini aktif berpartisipasi dalam membangun sektor pariwisata melalui tulisan yang diekspos di media masing-masing, Salah satunya, Wartawan Media Rakyat, Herman Tadjuddin Mapatarani. >>HT

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.