PELAKSANAAN Integrasi Jaringan Pasar Komunitas (IJPK) melalui program GP3K Gerakan Peningkatan Produk Pangan Beras Korporasi Tahun 2012. Untuk Pelaksanaan prog-ram tersebut, Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan BUMN menunjuk PT. Sang Hyang Seri (Persero) Cabang Regional Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar yang menca-kup sewilayah Jawa Barat, program yang meliputi kebutu-han pengembangan jaringan pasar komunitas petani sebagai basis pasar ritel untuk menyo-kong kemandirian perusahaan dalam bisnis benih dan laverage benih pupuk pestisida, pembe-nah secara sistemik sebagai kunci keberhasilan GP3K dalam rangka mendukung pencapaian sasaran surplus beras nasional 10 juta ton tahun 2014 menda-tang.
Sasaran IJPK tahun 2012 adalah peningkatan kemandiri-an perusahaan dalam bisnis dan laverage benih yang ditandai dengan dominasi omset penjua-lan pasar ritel terhadap omset penjualan pasar korporat (PSO) untuk realisasi 600 unit SHS SHOP sebagai simpul utama jaringan pasar komunitas (JPK) untuk melayani kebutuhan benih padi 90.000 ton dan saprotan untuk areal tanam sawah GP3K seluas 3,6 juta hektar dalam rangka mendu-kung pencapaian surplus beras nasional 5 juta ton tahun 2012.
Ir.Dudu,MM. Manager PT.Sang Hyang Seri (Persero) Cabang Regional Kabupaten Ciamis/ Kota Banjar kepada Wartawan MR diruang kerjanya setelah melaksanakan kopi morning Selasa (20/03) menga-takan “Pelaksanaan program IJPK/GP3K tersebut sudah berjalan satu tahun diawali pada tahun 2011. Dengan capaian sesuai dengan target yang disediakan oleh PT. Sang Hyang Seri (Persero), pada tahun 2011 yang ditargetkan mencapai 6.800 hektar, tanaman padi jagung dan kedelai untuk tahun 2012 ini kami akan tingkatkan lagi menjadi 13.000 hektar untuk tanaman padi jagung dan kedelai,” kata Dudu.
Lebih lanjut Dudu menjelas-kan untuk program IJPK/GP3K tahun 2012 ini kami telah menyediakan bibit padi unggu-lan, diantaranya Padi Ciherang/ In Hibrida, IR 64, Mekoca, Situ Bagendit, In Pari 13 dan Jagung Hibrida Kacang Kedelai serta pupuk cair, pupuk NPK rodenti-sida termasuk biaya garapan lahan. “Program tersebut untuk memberi kemudahan kepada para petani dalam melaksanakan penggarapan lahan. Ditiap musim penanaman padi dan palawija dengan sistem memberi pinjaman permodalan kepada seluruh para petani sesuai dengan paket yang disedia-kan,”.
Di PT. Sang Hyang Seri (Persero) pinjaman permodalan tersebut harus dikembalikan setelah selesai panen, jelasnya lebih lanjut Dudu berharap kepada para petani khusus yang ada di Kabupaten Ciamis/ Kota Banjar pada umumnya seluruh wilayah Jawa Barat dapat ikut program IJPK/GP3K agar supaya hasil produksi meningkat dan memudahkan untuk pelaksanaannya serta menunjang untuk kesejah-teraan keluarga, pungkasnya. >> A-S

