Thursday, 15/11/2018 | 7:44 UTC+7
Media Rakyat

Pemerintah Siapkan Langkah Evakuasi di Lima Kecamatan Terparah Asap

DanremKayuagung, (MR)
Wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan  sampai saat ini belum ada kasus kesehatan yang berat di 5 Kecamatan yang paling terpapar asap. Evakuasi dapat dipertimbangkan bila ditemukan kasus kesehatan berat yang dapat diperparah dengan kondisi asap” Ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, HM.Lubis, S Km,M.Kes pada rapat koordinasi persiapan kemungkinan evakuasi warga di lima kecamatan akibat kabut asap di Makodim
0402 OKI, Sabtu. (24/10).

Lebih lanjut Lubis mengatakan memang ada peningkatan kasus ISPA di OKI selama bulan Oktober, yaitu dari 964 kasus pada minggu pertama  bulan Oktober dan meningkat  menjadi 1340 Kasus pada minggu ke 3 bulan Oktober. Namun tambahnya untuk di 5 kecamatan yang paling terparah asap tersebut kasus ISPA yang terjadi cenderung sedikit seperti “Di Kecamatan Tulung Selapan 3 kasus, Kecamatan Air Sugihan terdapat 7 kasus, di Kecamatan Cengal 10 kasus, di Kecamatan Sungai Menang 14 kasus, di Puskesmas Air Sugihan Jalur 27 terdapat 25 kasus, di Kecamatan Pangkalanlampam 21 kasus” paparnya. Namun begitu Lubis mengatakan, bukan kapasitasnya untuk menjawab saat ditanya apakah warga OKI  perlu atau tidak dievakuasi akibat dampak bencana kabut asap. “Itu bukan kapasitas saya. Itu nanti penilaian hasil pengecekan atau penelitian lapangan,” tandasnya.

Danrem 044 Gapo, Kolonel Inf. Suko Basuki mengatakan rapat dengan jajaran Pemkab. OKI  merupakan langkah antisipasi terburuk jika  evakuasi warga korban bencana asap  di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) “Evakuasi itu persiapan kalau kemungkinan terburuk. Itu persiapan. Kalau ada kemungkinan terburuk, kita sudah siap,” ungkapnya saat memim pin rapat.

Menurut dia ada tiga syarat evakuasi, yaitu apabila dalam sepekan ISPU lebih dari 300, jarak pandang kurang dari 50 meter dan kasus ISPA semakin meningkat. Lima Kecamatan yang paling terpapar asap di Kabupaten OKI antara lain Kecamatan Pangkalan Lampam, Kecamatan Air Sugihan, Kecamatan Cengal, Sungai Menang dan Tulung Selapan. Jika ada kemungkinan evakuasi maka warga dari 5 Kecamatan ini akan di  tampung di gedung-gedung pemerintah yang ada di Kota Kayuagung.

Bupati OKI yang diwakili Asisten II Setda OKI, Ir. Mun’in, MM mengatakan pemerintah daerah siap apabila ada kemungkinan evakuasi warga. Beberapa gedung di Kayuagung menurutnya siap difungsikan seperti GOR Biduk Kajang yang memiliki kapasitas 2500 orang, gedung kesenian, lapangan futsal sepucuk serta gedung-gedung pemerintahan yang ada. “Itu kemungkinan terburuk, namun kita siapkan segala daya upaya apabila evakuasi harus dilakukan” ungkap Mun’in. >>Ipan/Hms

About

pembawa suara pembangunan bangsa

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *