
Natuna (MR)- Setiap tahun, peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia telah dikumandangkan, mulai Dari Sabang sampai Merauke.
Seluruh Bangsa ,baik tua maupun muda,di wajibkan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Karena, Bangsa yang baik, adalah Bangsa yang ingat akan perjuangan Pejuang terdahulu.
Di usia ke 72, sudah seharusnya, jeripayah para pejuang terdahulu, harus kita hormati. Tanpa mereka, kemerdekaan ini, belum tentu ada.Sayangnya kemerdekaan itu, terkadang hanya dinikmati sebahagian besar saja.
Faktanya, rakyat masih banyak menderita , belum semuanya, menikmati arti kemerdekaan ,di Negeri tercinta, yang banyak dilimpahin kekayaan alam.
Tidak terkecuali di Kabupaten Natuna. Kabupaten yang sudah berusia, kurang lebih ,17 tahun , turut memeriahkan HUT RI ke 72 .Namun hari Ulang tahun Kemerdekaan Repoblik Indonesia Tahun ini, agak berbeda dari biasanya.
Berbagai perlombaan , permainan rakyat , biasanya rutin digelar, namun tahun ini hanya sebahagian saja. Pada hal masyarakat Natuna, sangat mendambakan hiburan rakyat . Jika dulu, permainan rakyat seperti panjat Pinang, tarik tambang,bola kaki Volly Ball. selalu dilaksanakan. Tahun ini hanya tarik tambang, lomba bakiak dan panjat pinang saja. Dengan jumlah minim.
Kabar burung beredar, ketidak adanya kegiatan itu, dikarenakan, fajtir anggaran, sehingga berbagai permainan rakyat yang biasanya dilakukan dipangkas.
Berbagai silang pendapatpun terdengar, ada yang kecewa dan ada tidak.Meski kegiatan panjat Pinang tidak semeriah sebelumnya,, namun HUT RI tahun ini, sangat spesial.Karena, sebahagian besar Pulau terdepan, Natuna, dihiasi bendera merah putih sebanyak 1945, buah, yang dilaksanakan oleh Kodim 0318 Natuna. Semarak Kemerdekaan di ujung NKRI, semakin indah dan menarik.Pemasangan bendera sebanyak itu, dikomandoi langsung, Letkol infantri, Ucu Yustiana. Sehingga pulau terdepan, diujung Utara itu,semakin indah dan menarik.
Sementara itu, Bupati Natuna Hamid Rizal,dengan penuh wibawa, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kendati cuaca mendung, kegiatan upacara kemerdekaan Indonesia di ujung utara NKRI, berjalan dengan hikmat dan lancar
Cuaca semula dingin, berubah panas, ,tidak menyurutkan niat pada hadirin, untuk mengikuti pelaksanaan detik detik kemerdekaan RI.Jika tahun lalu banyak anak sekolah jatuh pisang , saat mengikuti upacara, tahun ini nihil.
Dentuman suara meriam, menandakan detik- detik proklamasi telah dimulai,nyaris tidak terdengar. Alunan suara pokal grup siswa siswi SMA , semakin memeriahkan HUT RI ke 72, tahun 2017.
Di tambah lagi permainan Drumband ,SMA1 Ranai. dan Drama eksklusif,yang diperankan siswa SMA N.2, bersama TNI,terkait kekejaman Belanda, kepada Petani saat akan melakukan pembakaran Rumah masyarakat,. Hal ini membuat sejumlah penonton bersorak, tanpa memperdulikan terikya cuaca.Tidak ketinggalan Ketua DPRD Natuna Yusripandi, dengan lantang membacakan detik- detik proklamasi Kemerdekaan RI.
Sementara di dinding panggung terpampang lebar slogan Pemerintah daerah , bertuliskan “Gerakan Nasional 72 Tahun Indonesia Merdeka, “Indonesia Kerja Bersama”. Tema ini diusung, Guna meningkatkan Kesejahtraan Masyarakat”. Di sekeliling lapangan ,terdapat plang ucapan, Dirgahayu RI ke 72, dari Pemkab dan DPRD.
Dalam acara tersebut, hadir unsur OPD, FKPD, Anggota DPRD, Acara perhelatan HUT RI ke 72, berjalan lancar.
Bertindak menjadi komandan upacara, AKp, Rudi Prasetyo,dari Kepolisian Resort Natuna. Sementara tahun lalu, berasal dari TNI, AU.
Usai melakukan upacara,Bupati Natuna berselpi ria dengan para peserta .Hal ini membuktikan bahwa Pemimpin daerah ini dekat dengan rakyat.
Sore hari. dilakukan upacara Penurunan bendera. Namun kali ini para pengunjung tidak sebanyak, waktu penaikan bendera. Dan pada malam ,hari ada temu ramah( malam kenegaraan) dengan sejumlah pejabat Natuna .
Pada acara tersebut, panggung hiburan rakyatpun digelar. Semoga dengan HUT RI tahun ini, kecintaan kepada tanah air semakin tinggi.Dan Kebinnekaan, menjadi alat pemersatu Bangsa. Hidup NKRI, rakyat Natuna tetap bersamamu/roy
