Kegiatan Penanaman Pohon Pelindung yang dilaksanakan LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) dalam memanfaatkan lahan kosong di bahu jalan dan lahan kritis secara seremonial di Lapangan eks Terminal Cilembang yang dihadiri Walikota, Wakil Walikota, Muspida dan jajaran pengurus LDII.
Walikota dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang berupaya dalam memelihara lingkungan yang mana saat ini permasalahan lingkungan yaitu global warning yang bisa diantisipasi salah satunya dengan penghijauan lingkungan karena secara teknis pohon mampu menyerap emisi karbon dioksida (Co2) “selain penghasil oksigen tanaman juga menyerap kebisingan, debu, air hujan, menahan longsor, teduh dan kenyamanan” katanya.
Ditambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program nasional yaitu penanaman satu milyar pohon dan program Jawa Barat yaitu Jawa Barat Hijau “saya titip juga selain menanam pohon perhatikan juga pemeliharaanya serta kegiatan seperti ini bisa diikuti pihak yang lain,” pungkasnya.
Ketua penyelenggara Hasanurip S.Kom menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan bertujuan memanfaatkan lahan yang kosong dikanan kiri jalan pertamanan, bantaran sungai, bukit yang gundul serta lahan kritis demi menciptakan lingkungan yang hijau, rindang, asri dan nyaman di Wilayah Kota Tasikmalaya sehingga tercipta karakter masyarakat yang cinta lingkungan.
Lokasi penanaman dilaksanakan di 6 ruas yaitu jalan sekitar eks terminal Cilembang, pasar cikurubuk, E.Z. Muttaqien, Mayaraga, Jalan Situ gede, Brigjen Sutoko, Aji Witono dan R.E.Martadinata yang melibatkan 500 orang serta berkesinambungan. Ditambahkan bahwa tema kegiatan adalah membangun karakter bangsa melalui cinta lingkungan menuju Kota Tasikmalaya hijau, asri dan nyaman. >> Iin Kartiwan

