Keraguan Hukum Bagi Masyarakat Kejari Prabumulih Akan Basmi Koruptor

Prabumulih, (MR)

Saat ini hampir hilang keper-cayaan masyarakat tentang penegakan hukum dinegara ini, akibat dari banyaknya penyim-pangan-penyimpangan yang dilakukakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dengan menggunakan keahlian serta jabatannya guna mengeruk uang negara dengan cara yang dilarang oleh negara dan secara garis besarnya ber-tentangan dengan hukum yang berlaku di Negara ini.

Hilangnya kepercayaan masyarakat itu sendiri bukan tanpa alasan, tentunya terjadi-nya hal seperti itu bermula kare-na minimnya penegakan hukum yang didalangi oleh-oleh oknum penegak hukum itu sendiri. Seperti halnya diungkapkan oleh Manto, warga Prabumulih yang sempat dibincangi Koran ini mengatakan “Yang namanya hukum di Negara ini jelas nya berpihak kepada para pengua-sa, kalo maling ayam bisa-bisa dihukum dengan yang seberat-beratnya, namun jika maling duit negara yang jumlahnya miliaran bisa berkeliaran dengan tenang, jelas itu karena mereka banyak duit,” katanya.

Menyingkapi pernyataan dari masyarakat tersebut, Kajari Prabumulih melalui Kasie Pidsus, Alexander Rudi,SH kepada Media Rakyat meng-ungkapkan bahwasannya anggapan masyarakat tentang oknum penegak hukum itu tidak semuanya benar, karena menurutnya tidak semua oknum penegak hukum bisa dibeli, untuk menyakinkan masyarakat terutama masyara-kat Prabumulih, pria berbadan tegap ini menyampaikan janji-nya akan bekerja dengan opti-mal dalam menegakkan hukum, dan akan menindak bagi para pelaku korupsi yang memang terbukti.

Lebih lanjut pria ini mengta-kan “Kita telah membentuk tim pengawas dan berkerja sama dengan inspektorat dalam mela-kukan pemantauan (memantau pelaksanaan  pengeluaran uang negara, red), namun dalam hal ini kami juga perlu bantuan dari segenap masyarakat karena kami juga mempunyai keterba-tasan, jadi tentunya tidak semuanya dapat kami pantau, dan masyarakatlah yang dapat memantau secara keseluruhan, jika ada temuan-temuan tentang penyimpangan laporkan saja kepada kami tentunya akan kami panggil, contohnya bangunan Jl. M Yamin,” jelasnya.

Selain itu Alex juga mene-gaskan tentang penegakan hukum di Prabumulih tidak akan tebang pilih sekalipun itu menyangkut orang nomer satu di Prabumulih, “ Asalkan ada laporan dari masyarakat, maka akan kami tindak lanjuti, karena kami tidak melihat itu bangunan siapa dan punya siapa, kami tidak mau tahu, yang jelas yang kita lihat dalam pengerjaannya,” tegas Alex. >> Alex Effendi

 

Related posts