Halut, (MR) – Dinas Pariwisata (Dispar) Pemkab Halut merencanakan pada Desember mendatang membuat festival Tanjung Bongo di depan desa Soa Sio kecamatan Galela. Sekretaris Dispar Halut, Jhon Anwar Kabalmay saat berbincang dengan media ini beberapa waktu lalu, (27/9), mengungkapkan bahwa memang pihaknya berencana membuat Festival Tanjung Bongo pada Desember mendatang.
Tetapi, masih banyak fasilitas penunjang yang harus disiapkan oleh dinas Pariwisata, diantaranya jembatan penghubung antara tanjung satu dengan lainnya. Kemudian home stay di areal tanjung, serta fasiltas penunjang lainnya. “Kalau mau dibuat festival Tanjung Bongo pada tahun ini masih banyak kekurangan yang harus dibenahi. Salah satu kekurangan adalah fasilitas penunjang di areal tanjung”, katanya.
Mantan Sekretaris DPMD Halut ini menjelaskan di daerah ini banyak icon yang harus dijual kepada pengunjung, bukan cuma Tanjung Bongo, tetapi Air Terjun Sapoli, danau Galela, Talaga Biru maupun tempat wisata lainnya. Mengapa sehingga daerah lain seperti Kabupaten Halmahera Barat dikenal dengan Festival Teluk Jailolo, kota Ternate dikenal dengan Legu Gam, bahkan daerah lainnya festival tahunan. “Sudah seharusnya Halut dipatenkan setiap tahun ada festival, sehingga wisatawan luar daerah maupun wisatawan asing bisa berkunjung setiap tahun”, ucapnya.
Kami juga mengharapkan ke depan kalaupun fasilitas penunjang di tempat-tempat wisata sudah terpenuhi, yang pasti kegiatan-kegiatan wisata lebih maju dan berkembang. “Daerah ini sangat dikenal dengan tempat wisata yang bagus dan menarik, hanya saja fasilitas penunjang belum disiapkan”, tutup mantan Kabag Keuangan DPRD Halut.
Sementara Kepala Dispar Halut, Joice Betsy Mahura saat dikonfirmasi media ini, belum mau berkomentar lebih. Karena saat ini panitia kabupaten belum terbentuk. “Nanti kalau sudah final, Festival Tanjung Bongo tahun ini, maka tetap dilakukan konferensi pers dengan media”, singkatnya. >>Karl
