mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Di Ujung Masa Bhakti, Kepala Desa H. Jumali Tetap Utamakan Kesejahterahan Warga

Published on Aug 25 2018 // SosEkBis
Jember, (MR)
Akhir masa bhakti H. Jumali mengabdi kepada warga masyarakat Desa Keting, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember sebagai Kepala Desa Keting untuk periode Pertamanya Bulan April tahun 2019 nanti.
Namun Demikian, semangat total mengabdi kepada warganya sama sekali tidak mengendur, bahkan nampak semakin memuncak, hal itu dapat dilihat dari pengalokasian Dana Desa ataupun dana pendamping lainnya di Desa Keting, mayoritas teralokasikan untuk kesejahterahan masyarakat yang dapat dirasakan langsung oleh warga, salah satunya adalah pelaksanaan pembangunan Gedung Serbaguna di sisi kiri-depan halaman Balai Desa Keting.
Gedung Serba Guna tersebut tidak hanya sebagai sarana olah raga bulu tangkis sebagai fasilitas olah raga dan kesehatan demi mewujudkan ‘ORA ET LABORA’ pada badan yang sehat akan terdapat jiwa yang sehat pula bagi warga yang menggunakannya, akan tetapi gedung yang didesain bisa terbuka itu, juga bisa dijadikan gedung sarana pernikahan, gantangan burung kicau serta ruang pertemuan ataupun pelatihan keterampilan bagi warga, seperti yang sudah berkali-kali sukses dilakukan.
Ia mengungkapkan, “selain sebagai sarana olah raga bulu tangkis, gedung itu juga dapat dimanfaatkan oleh warga Desa Keting untuk pertemuan, resepsi pernikahan, gantangan burung berkicau, bahkan untuk gedung pelatihan ketrampilan bagi warga, namun tak kalah penting, saya beserta perangkat desa sudah berkomitment dengan Kepala SD atau Madrasah di desa ini untuk melaksanakan olah raga bagi siswanya di gedung ini,” ungkapnya.
“Harapan saya tidak hanya sekedar aktif menyehatkan anak-anak kita tercinta, namun juga turut mencerdaskan mereka dengan menyediakan taman baca, juga akan menjadi wahana hari gizi untuk memperhatikan dan melaksanakan pemberian dukungan supplai makanan bergizi bagi anak-anak itu,” papar Jumali kepada Media Rakyat diruang kerjanya.
Disisi lain, Kepala Desa yang juga dikenal sebagai aktivis dan pemerhati sumber perekonomian warga Kabupaten Jember, terutama warga  Desa Keting, dengan aktif menyelenggarakan pelatihan keterampilan bagi warga, baik menjahit, produksi assessories dan pembuatan Batik Keting yang menjadi icon Desa Keting yang dikenal tidak hanya di Jember namun sudah Go Internasional.
“Saya akan berikan pancing, bukan ikannya kepada warga, artinya saya akan ajak warga untuk memiliki keterampilan guna menopang perekonomian warga, berlatih mandiri dan berkarya untuk mencari nafkah, tidak hanya menerima bantuan berupa uang yang nantinya akan kembali bingung setelah uangnya habis.
Dengan begitu, urbanisasi atau merantaunya warga Desa Keting ke kota besar hingga Pulau Bali tanpa kepastian akan berkurang,” ungkap H. Jumali sebagai wujud cintanya terhadap Warga Desa Keting yang dipimpinnya.
Ditanya terkait masa Bhakti jabatannya sebagai Kepala Desa Keting yang hampir habis, tetapi masih mengalokasikan anggaran Desa untuk kesejahterahan warga yang tidak menutup kemungkinan juga akan dinikmati Kades penerusnya, H. Jumali sambil tersenyum ramah namun Mantap berwibawa mengatakan.
“Saya lillahita’allah menjadi Kepala Desa Keting mengedepankan pengabdian dan berkarya untuk warga, yang penting, saya berbuat dan merealisasikan program kerja saya yang berpihak pada rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi,” paparnya lagi.
“Warga desa ini cukup cerdas dan modern, mereka sangat pintar menilai perjuangan saya, jika dianggap baik dan berhasil, mereka akan memilih dan mendukung saya kembali untuk menuntaskan program kerja saya pada periode kedua nanti. Saya yakin benar kecintaan mereka terhadap kinerja saya dan desa ini, tidak akan terbeli suaranya dalam pesta demokrasi nanti, juga tidak akan rela dipimpin Kepala Desa yang tidak jelas karya juangnya, saya yakin itu,” pungkasnya mengakhiri wawancara.
Tentu saja, Keterangan Kades Keting yang blak-blakan dan tegas tersebut, membuat warga tokoh masyarakat yang turut melihat dan mendengarkannya, tanpa sadar mengangguk membenarkan pernyataan H. Jumali. >>AM

Leave a comment