Banjir di Pesisir Karawang, Sawah-Tambak Terancam Gagal Panen

Karawang, (MR)
Banjir merendam sekitar 150 hektare sawah dan tambak di Dusun Mekarjaya, Desa Tambaksumur, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Petani terancam merugi karena tanaman padi gagal panen.
“Penambak juga terancam merugi karena ikan terbawa air yang meluap,” kata Ikhwan Lubis, Petugas Penanggulangan Bencana (P2B) BPBD Karawang Rabu petang (30/1/2019).
Ikhwan menuturkan, salah satu penyebab banjir ialah meluapnya air dari Sungai Bengbang. Air perlahan naik dan merendam sawah-sawah di tepi sungai. Hingga pukul 17.00 WIB, kata Ikhwan, ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter.
“Banjir disebabkan meluapnya sungai Bengbang ditambah derasnya hujan selama tiga hari terakhir,” ujarnya.
Sebagian besar sawah yang tergenang banjir berada di tepi Sungai Bengbang. Petani memanfaatkan lahan sekitar sungai di pesisir utara Karawang ini sebagai kawasan produktif karena bisa ditanami di musim penghujan maupun kemarau. “Yang kena banjir kawasan produktif,” ucap Ikhwan.
Selain sawah dan tambak, banjir juga merendam 61 rumah. Menurut Ikhwan, sebanyak 258 orang dari 71 keluarga yang terdampak banjir tersebut.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kerugian masih dihitung,” tutur Ikhwan. >>Iyan Warsiyan

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.