M.Yusuf.GM Ketua LSM Lembaga control Sosial (LCS) Kotabaru Propinsi Kalimantan Selatan selasa (04/06), mengatakan,anggota DPRD Kotabaru jangan hanya ongkang-ongkang Kaki dan suka plesiran ke luar kota saja, mereka harus mengawasi, memastikan,apakah fasilitas umum (terotoar) sudah sesuai fungsi dan peruntukannya dan apakah mereka (Anggota DPRD.red) tanggap terhadap bahaya kebakaran karna kabel-kabel rumah warga yang sudah lama perlu perhatian untuk segera diganti. Dilanjutkannya, Sebagian besar Terotoar yang seharusnya dipergunakan pejalan kaki sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya, karna banyak dipergunakan menempatkan pot-pot bunga berlogo perusahaan, sehingga pejalan kaki saat berjalan diterotoar terpaksa harus turun kejalan raya, Pernah beberapa kali pejalan kaki terserempet kendaraan bermotor akibat berjalan dijalan raya karna tidak bisa menggunakan trotoar yang ditempati pot-pot bunga itu, hampir semua terotoar sudah tidak bisa digunakan,karna, beralih fungsi menjadi tempat berjualan dipinggir jalan.
Salah satu contoh di jalan H.Agusalim,terotoar sudah tidak berfungsi bagi pejalan kaki, karna setiap jarak beberapa meter ditempatkan pot-pot bunga ditengah terotoar, sehingga menghalangi pejalan kaki, terpaksa pejalan kaki turun ke jalan raya,padahal kata yusuf, di jalan H.Agusalim itu, ada rumah 2 (dua) orang anggota DPRD (H.Hartono,Syaiful Bahri) , ironisnya, mereka tidak tanggap melihat hal-hal demikian.
Hal lain kata Yusuf, kabel-kabel yang sudah puluhan tahun dipergunakan dirumah warga seharusnya sudah diganti dan sudah seharusnya Anggota DPRD memperhatikan kondisi tersebut, kalau perlu para anggota DPRD yang mendapat jatah anggaran 1,1 Milyard/tahun, dialokasikan untuk membantu mengganti kabel-kabel rumah warga (konstituennya), untuk mencegah arus pendek (konsleting) yang mengakibatkan terjadinya kebakaran. >>Wan

