Anggaran Operasional Genset RSUD Menguap?

Natuna, (MR) – Mentari pagi begitu cerah, namun tidak secerah hati para pegawai RSUD yang bertugas di lantai bawah. Mereka disibukkan dengan pelayanan prima terhadap masyarakat. Pemandangan ini sangat jauh berbeda dengan kegiatan di lantai Dua RSUD Natuna.

Sibuk memang Ia, tapi sibuk hitung keuangan. Hal itu sangat nyata, ketika wartawan koran ini naik dan duduk di kursi besi lantai dua. Beberapa pegawai yang keluar dari ruangan, selalu melemparkan senyum penuh kebahagiaan. Namun dibalik senyum itu banyak mengundang tanda tanya. Berbagai kegiatan tidak “jelas” pun mulai tercium, bau aroma tidak sedap setiap kegiatan mulai terendus. Meski demikian kegiatan di RSUD masih terbungkus rapi.

Mungkin inilah saatnya bungkus tersebut dibuka satu persatu agar aramo itu terkuak di publik. Salah satunya kegiatan anggaran operasional Genset RSUD Natuna. Kegiatan ini setiap tahun dianggarkan. Bukan berarti RSUD tidak pakai PLN. Angkanya pun sangat signifikan. Wartawan koran ini pun mencoba melakukan penelusuran, dari hasil yang didapat hampir setiap tahun anggaran operasional genset RSUD dinilai 500 juta lebih. Padahal biaya listrik PLN dalam satu tahun saja sudah dianggarkan Rp. 440.189 juta. Selidik punya selidik, ternyata ada juga yang berbaik hati memberi sedikit informasi. Ini bang No HP Pak Zabir beliau PPTK sejak dulu, hingga sekarang jabatannya Kabag TU.

Kalau ada temuan dibuka ajalah bang, mantan pegawai RSUD ini kemungkinan sedikit gerah melihat kondisi pegawai di tingkat Dua. Kabag TU Zabir ketika mau dikonfirmasi  diruang kerjanya, mengakui jika pelaksanaan dana operasional genset RSUD sesuai keperluannya. Kalau kita hitung berapa koors perbulannya tidak bisa diprediksi, tergantung lampu PLN.

Kemungkinan, sekitar 1 ton lah solar dalam satu tahun. Dana tersebut kita peruntukkan untuk minyak dan pelumasnya, ucap Zabir Kita juga kadang hidupkan mesin untuk antisipasi UPS saat ada operasi. Sekarang ini UPS sedang bermasalah katanya lagi. Padahal, Tahun 2016 ratusan juta dana pemeliharaan UPS (tunggu beritanya). Pernyataan PPTK ini patut dicurigai.

Bagaimana mungkin Listrik Hidup, genset juga dihidupkan?, apakah tidak terjadi trouble ?. karena instalasi aliran listrik satu, inilah yang jadi pertanyaan. Terkait soal anggaran, Ia  mengatakan jika operasional genset Tahun ini sekitar 380 juta,  Namun saat ditanya dana tahun 2016, Ia mengaku tak tahu lagi berapa angkanya. Namun hampir samalah dengan tahun sekarang, katanya.

Dia juga mengakui, anggaran tersebut sengaja dilebihkan untuk antisipasi  PLN, jika suatu saat ada mengalami kerusakan. Tapi di APBD-P, pasti kita kurangi jika angkanya masih banyak. Seperti yang terjadi hari ini, ucapnya. Peryataan sang PPTK, sangat jauh berbeda. Dalam DPA, kegiatan tahun 2016, dengan no rek 102.102020230523, anggaran operasional genset RSUD Natuna tertulis Rp. 562.800.000. Sementara tahun 2017 angkanya turun, hingga 200 jutaan. Dana inilah yang jadi perbincangan saat ini. Simak berita selanjutnya. >>Roy

Related posts