Trenggalek, (MR)
KPRI Budi Pogalan kembali menggelar silaturahmi akbar di Gedung Serbaguna Kelutan, Minggu (19/2). Acara yang dikemas melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochamad Nur Arifin. Selain itu juga dihadiri oleh Kepala Dinas Koperindag, pengrus serta seluruh anggota KPRI Budi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Trenggalek menyampaikan bahwa rapat anggota tahunan (RAT) selain untuk memenuhi kewajiban tentang perkoperasian dan anggaran dasar koperasi, juga sebagai media silaturahmi serta komunikasi dalam rangka membangun citra maupun kepercayaan di masyarakat.
“Melalui koperasi kami harapkan dapat menumbuhkan ekonomi kerakyatan, maka dari itu kami mengusulkan perda yang mengatur tentang keberadaan swalayan berjaringan, sehingga dengan adanya koperasi itu tidak ada bibit-bibit kapitalisme,” ucap Wabup Arifin. “Tahun lalu saya pernah usulkan mengenai bagaimana jika pembagian SHU (sisa hasil usaha) itu tidak hanya bergantung pada besaran iuran anggota, tetapi juga berdasarkan kontribusi anggota.
Ketika anggota semakin banyak berbelanja di koperasi misalnya berarti dia juga berhak mendapat proporsi dalam pembagian sisa hasil usaha,” jelas wabup termuda tersebut Wabup Arifin juga menambahkan bahwa koperasi merupakan sistem ekonomi yang sesuai dengan syari’ah, karena memperhitungkan kesejahteraan bersama. Maka itu di masyarakat perlu untuk terus ditumbuhkan semangat berkoperasi. “Terkait masalah pajak, nanti di tahun 2018 kita akan bikin perda tentang penanaman modal, semua investasi di Trenggalek yang berbadan hukum koperasi akan kita berikan keringanan terkait pembayaran pajak dan lain-lain,” pungkas wabup. >>Sur/Hms
