Tujuh Negara Ikuti Festival Layang Layang Di Natuna.

Natuna (MR)-Ucapan terima kasih terlontar  dari Kepala Dinas Parawisata Kabupaten Natuna, Erson gempa melalui Kabid pemasaran promosi, Toni Yulifandri,  kepada Danlanud Ranai, telah membantu memberikan pasilitas  lokasi lapangan terbang sebagai sarana  festival layang layang  sebagai wujud promosi wisata Natuna.

Festival bertaraf internasional ,baru pertama di Kepri, diharapkan mampu menggaet minat wisatawan di Kabupaten Natuna. Ucap Tony Yulifandri,  dalam konferensi persnya,  di dampingi Kepala Penerangan perpustakaan RSA, Letda  Sidik Sugiharto, mewakili Komandan Lanud RSA, Prasetya Halim.selasa 24/07/2018.di Kantor Parawisata Natuna,

Tony menyampaikan, ada enam agenda penting dalam penyelenggaran kegiatan Fun Turistic. Pertama kegiatan pertandingan gasing. Kedua, festival nyuluh. Ketiga, lomba layang-layang tradisional. Keempat, pertandingan burung kicau. Kelima, festival layang-layang Internasional. Keenam, workshop pembuatan layang-layang untuk anak sekolah.

“Pada intinya, semua kegiatan, pesertanya merupakan komunitas dari pertandingan tersebut. Termasuk teknis permainannya, sudah di serahkan pada komunitas,” ucap Tony. “Pokonya semua perlengkapan pelaksanaan telah diupayakan,” tambahnya.

Untuk kegiatan festival layang-layang Internasional, peserta berjumlah 17 orang, dengan rincian jumlah peserta  berasal dari negara Jerman, Francis, Australia, Singapura, Swis, Malaysia. Nantinya, permainan ini akan di laksanakan di Hanggar Barat Bandara Lanud Raden Sajad.

“Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih atas peran serta TNI -POLRI dalam memberi keamanan dalam mendukung kesuksesan acara promosi wisata di tengah Negara Asean.

Sementara itu, Danlanud RSA, Prasetya Halim, melalui letda, Sidik Sugiharto, menyampaikan, agar seluruh pihak  bersinergi  mempromosikan pariwisata daerah. Hal ini selaras dengan pesan Panglima TNI dan Program Nawacita Presiden Republik Indonesia, Jokowi Dodo.

“Kami sangat mendukung penyelenggaraan kegiatan di laksanakan oleh Dinas Pariwisata. Baik dari segi kebersihan, pengamanan, bahkan tempat untuk para pedagang yang ingin berjualan dalam kegiatan festival layang-layang Internasional, sudah di siapkan,”.

Namun ada tempat tempat tertentu yang tidak bisa dijadikan tempat berphoto. Mari bersama menjaga keamanan dan kenyamanan bersama, pintanya./Roy.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.