mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Temu Ramah Pangdam Dengan Pemkab, Nurdin Malah Ketemu Tokoh Politik?

Published on Apr 23 2018 // Natuna Membangun

 

Natuna (MR)- Tidak ada ke jelasan kenapa Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Tidak menghadiri acara Temu Ramah, Pemkab Natuna bersama Pangdam 1 Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo. Dilaksanakan di Rumah makan sisir basisit Minggu malam 22 /04 .

Padahal Kabag Humas Pemkab Natuna telah melayangkan surat undangan acara temu ramah.Sayangnya Nurdin dikabarkan, melakukan pertemuan , dengan sejumlah tokoh politik di rumah makan Awen Pesisir- Jemengan Ranai, di jalan Wan Mohd. Benteng Ranai- Natuna.

Celakanya ,lokasi pertemuan itu, hanya berjarak sekitar 1 KM, dari acara temu ramah Pangdam I Bukit Barisan.

Belum di ketahui secara pasti, apa saja topik pembicaraan, orang no satu di Kepulauan Riau itu. Dengan sejumlah Tokoh Pokitik.Namun, di akhir pertemuan, Gubernur Nurdin Basirun bersedia di wawancarai media .lansir dari harian metropolitan.

Ia meluruskan, perihal ketidak hadirannya pada acara temu ramah Pangdam I BB. “Saya sudah sampaikan  permohonan maaf ke Bupati  dan Pangdam I BB tadi. Saya tidak ingin merepotkan bupati,” ucap  Nurdin.Benarkah demikian?.Sebegitu arjenkah, hingga Sang Gubernur lebih milih ketemu Partai Politik ketimbang menghadiri Temu Ramah?.

Nurdin juga menepis isu, ketidak harmonisan hubungan sang gubernur dengan Bupati Natuna Hamid Rizal. “Hubungan kami baik-baik saja, malah saya panggil abng sama beliau.” Paparnya.

Ia menambahkan, pertemuan dengan sejumlah tokoh politik DPC Partai Nasdem itu,  bukan atas nama gubernur, tapi sebagai ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Kepulauan Riau. “Kami membahas sejumlah agenda.

Ketidak hadiran Gubernur Kepri saat acara ramah tamah, menambah deretan kekecewaan bagi masyarakat Natuna, terhadap pemimpin orang nomor satu di Kepri ini.

Sebelumnya berbagai suara telah mengumandang, terhadap Nurdin, karena dinilai, sang Gubernur hanya “berpihak” kepada 1 Kabupaten Kota saja, yakni KOTA Karimun. Keperpihakan itu begitu nyata.Mulai dari Pembagian sapi Kurban tahun lalu, dan Pemangkasan APBD.Serta beberapa pembangunan yang dialamatkan ke Karimun.

Oleh karena itu, berbagai aspirasi masyarakatpun ngencar menyuarakan agar Kabupaten Natuna Anambas segera memisahkan diri dari Kepri.

Bupati Natuna Hamid Rizal sangat mengerti apa yang dirasakan masyarakat.Ia pun telah menyiapkan kajian untuk Pemekaran.Bahkan di setiap acara ,Ia selalu menyuarakan Agar Natuna Anambas terwujud jadi Provinsi Khusus Baginya memisahkan diri dari Kepri, merupakan jalan terbaik, bagi perkembangan Natuna.
Apalagi Natuna ditetapkan daerah Percepatan Pembangunan oleh Presiden Jokowi.Tidak ada yang mustahil, jika Kita bersama sama ucap Hamid kala itu.

Kemungkinan besar, Nurdin ogah menghadiri temu ramah Pangdam dengan Bupati, karena desakan jadi Provinsi terus disuarakan.

Dan ini sangat mengherankan jika Gubernur tidak menghadiri acara temu ramah tersebut.

Tanpa Gubernur Kepri, Temu ramah Pemkab Natuna dengan Pandam1 Bukit Barisan berjalan lancar.

Bupati memberi apresiasi kepada TNI dan polri atas kebersamaan ,selama ini sudah terjalin dengan baik.

Dengan kedatangan TNI Polri di Natuna,, maka pertambahan penduduk meningkat .
Ditambah lagi perekonomian masyarakat kecil, mulai naik.Natuna sebagai daerah maritim, 97 persen lautan, kaya akan SDA.ucap Hamid.

Sementara itu ,Pangdam 1 Bukit Barisan Mayjen TNI IBNU Triwidodo, ketika menginjakkan kaki, merasa kagum atas Kebersamaan TNI Polri di Natuna.Diharapkan sinergitas ini tetap terjaga.

Ia juga mengangumi keindahan Alam Natuna.
Disini ada pulau terluar dihuni oleh anggota TNI.Namanya pulau sekatung.berada di pulau Laut.

Saya berharap kiranya Bapak Bupati juga memperhatikan Anggota TNI di Natuna.

Anggaplah mereka Sebagai keluarga kita.Tegur jika salah.Semoga Natuna selalu terjaga, dan Aman dari gangguan Negara luar./Roy.

Leave a comment