Tahun 2017 DPrPP Mempunyai Beberapa PR Besar Lanjutan 2016

Kuningan, (MR)
Sejalan dengan diberlakukannya SOTK baru, Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (DPrPP) (yang dulu DTRCK) Kabupaten Kuningan ternyata masih banyak PR (Pekerjaan Rumah) lanjutan di tahun 2016 yang belum tuntas. Kepala DPrPP HM Ridwan Setiawan SH MSi saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, bahwa PR tersebut diantaranya adalah ma-salah sanitasi ling-kungan, KRK (Kebun Raya Kuningan) yang harus selesai tahun ini, penyelesaian relokasi desa yang terkena dampak waduk cileuweung, seta rutilahu/BSPS di tahun 2017.

“Untuk masalah sanitasi lingkungan kita sudah MoU dengan pemerintah pusat. Sekitar 61 Milyar bantuan dari pusat akan turun di tahun 2017 untuk sanitasi lingkungan. Tapi yang harus jadi catatan untuk program ini akan langsung dikelola oleh masyarakat yaitu oleh KSM (Kelompok Swadaya Masya-rakat). Bahkan dananya juga akan langsung masuk ke rekening KSM.

Kebun Raya Kuningan (KRK) juga harus selesai tahun ini karena harus segera dibuka di tahun 2017 untuk umum sesuai harapan pemerintah daerah Kuningan” jelas Ridwan Masih jelas Ridwan, untuk relokasi desa yang terkena dampak waduk cileuweung, kita sudah menyelesaikan satu desa yaitu desa Randusari, nanti akan menyusul desa Tanjungkerta. Sementara untuk Rutilahu/ BSPS akan kita kejar sesuai target pemerintah pusat dan pemerintah daerah kuningan. Agar kedepan seluruh rumah warga di kabupaten Kuningan semua layak huni.

Disamping itu juga kita menghadapi musim hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi yang mengakibatkan terjadinya bencana alam diberbagai daerah di kabupaten kuningan. Yang terbaru bencana alam yang terjadi di dusun ciendog desa cilayung kecamatan cilebak. Ini juga jadi pekerjaan tambahan bagi kami.

Dengan banyaknya pekerjaan yang belum tuntas di tahun 2016, maka saya juga mengajak, agar para pejabat baru di lingkungan DPrPP bisa menggenjot kinerjanya untuk menuntaskan pekerjaan kedinasan yang belum tuntas.
“Dengan adanya SOTK baru Saya berharap, agar para pejabat baru bisa ‘lari’ untuk menuntaskan semua pekerjaan kedinasan bagi kepentingan masyarakat, guna mewujudkan cita-cita pemerintahan menuju Kuningan Mandiri Agamis dan Sejahtera (MAS). Jelas, hal ini perlu ditekankan agar harapan masyarakat untuk diberikan pelayanan khususnya di bidang DPrPP bisa terpenuhi,” ucap Ridwan.

“Walaupun, tentunya dalam pelaksanaan tugas sendiri kita masih dibebani dengan keterbatasan yang ada. Karena, kita tidak bisa melaksanakan suatu pencapaian cita-cita dan tujuan tanpa adanya dana maupun anggaran yang memadai. Sy juga berharap semua pihak atau elemen baik itu masyarakat, LSM maupun media bisa mendukung program DPrPP di tahun 2017”, katanya. >>Irwan

Related posts