Sumitri: Kerjasama Yang Profesional, Jujur Untuk Kemajuan Pendidikan Tikep

Tidore Kepulauan, (MR)
Berdasarkan Peraturan Gubernur Provinsi Maluku Utara No.70 Tahun 2016 tentang pembentukan, ke-dudukan susunan organisasi dan fungsi cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov-insi Maluku Utara.

Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan saat ini terus bergiat menyusun dan memformulasi rencana program tahun 2017. Rencana program disusun dengan tetap mengacu pada visi kelembagaan yakni mewujudkan pelayanan pendidikan khususnya di Kota Tikep yang ceradas, bermutu, kompetitif, berkarakter dan berkeadilan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Tikep Hj. Sumitri, S.Pd ketika diwawancarai MR di ruang kerjanya. Menurut Sumitri sekalipun dirinya baru dilantik tanggal 31 Maret 2017 kemarin, Ia telah membuat terobosan dengan menyiapkan fasilitas perkantoran yang representatif guna menunjang aktivitas pelayanan.

Terhitung setelah 3 hari pelantikan, pihaknya juga telah melakukan pertemuan rapat dengan semua kepala sekolah tingkat SMA/SMK dalam wilayah Tikep. Pertemuan ini dimaksudkan sebagai upaya sosialisasn, konsolidasi kelembagaan.

“Kami ingin tidak terjadi gap atau kesenjangan terutama secara kelembagaan antara Kantor Cabang Dinas Pendidikan Tikep dengan semua institusi sekolah tingkat SMA/SMK dalam wilayah Tikep. Semua kepala sekolah dan dewan guru SMA/SMK senantiasa menjalin kemitraan, kerjasama yang baik oleh karena sukses untuk mewujudkan pelayanan pendidikan yang cerdas, bermutu, kompentitif itu sangat ditentukan oleh adanya kerjasama yang baik,” papar Sumitri.

Selain kemitraan kerjasama dengan institusi pendidikan SMA/SMK, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Tikep ini juga mengharapkan dukungan dan kerjasama dengan semua elemen stakeholder dalam wilayah Tikep. Pihaknya juga akan tetap berkomitmen memberikan pelayanan prima (the best service).

“Untuk fase awal setelah terbentuknya kantor ini, berdasarkan regulasi tersebut tentunya ini adalah fase transisi namun dalam beberapa waktu pasca transisi semua pelayanan akan berlaku secara efektif.” Ungkapnya. Data yang dihimpun MR, jumlah siswa SMA Negeri dalam wilayah Tikep sebanyak 2.666 siswa. Untuk swasta sebanyak 553 siswa, total keseluruhan 3.219 siswa. Untuk SMK Negeri 1.180 swasta 79 jumlah keseluruhan 1.259 siswa.

Tidak hanya berkutat dengan job posision-nya sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan, ke depan Ia punya peluang membuka sekolah menengah kejuruan (SMK) yang program spesifiknya pada bidang perikanan dan kelautan. Dasar pemikirannya, Maluku Utara memiliki potensi luas laut 70%. Tikep sendiri punya potensi laut yang kaya dengan ketersediaan sumber daya kelautan dan perikanan. Namun natural resource ini tidak berbanding lurus dengan ketersediaan SDM yang memadai.

Terbilang stagnan memang kalo bicara soal SDM, belum juga nasib para lulusan anak daerah yang maunya instan cepat-cepat dapat kerja formal padahal potensi SDA lokal ibarat seperti sepenggal surga yang disia-siakan.

“Pendidikan mengusung misi sosial dan moral, mencerdaskan anak bangsa, membuat bangsa ini benar-benar memiliki SDM dan dengan SDM ini Ia bisa memanfaatkan pengetahuannya untuk bisa mengubah hidupnya menjadi lebih baik.” Ungkapnya. >>Ateng

Related posts