Sekdin PU Prabumulih Bantah Tudingan Pungli

Prabumulih, (MR)
TUDINGAN soal Pungutan Liar (pungli) yang dilakukan sekretaris Dinas PU Prabumulih di bantah telak oleh Ir.M.Yusuf, dirinya mengaku bahwa ia selaku sekdin PU Prabumulih tidak pernah meminta atau memperhambat siapa pun yang bersangkutan dengan pungsi jabatannya, apa lagi sampai dikatakan pungli, di katakannya pula, “Bahwa mungkin ada beberapa orang yang tidak senang akan jabatan dan dirinya sehingga membuat isu kepada wartawan,’’ di jelaskannya  “Saya  tidak pernah melakukan hal tersebut, pertemukan dengan saya kalo ada yang berbicara demikian, orang seperti itu harus diberi pelajaran,’’ kata Yusuf dengan nada sedikit tegang.
“Saya tidak mau paraf  karena ada kekurangan administrasi seperti halnya pekerjaan proyek milik Edi Rianto (anggota DPRD Prabumulih) yang belum selesai proses VHO, tentu tidak saya paraf dikarenakan belum selesai proses VHO nya karena yang kita takutkan adanya benturan dengan tim VHO kalo saya langsung paraf saja, sebab secara administrasi tim VHO dulu yang memastikan baru saya, “Saya hanya ingin tertib administrasi, itu saja,’’ jelas Yusuf.
Masih menurut Yusuf tudingan tentang diri nya memperhambat dengan alasan embel-embel di maksudkan tersebut adalah mungkin ketika saya sedang tidak berada di kantor, seperti halnya saya sedang berada di Jakarta dan yang tidak mungkin akan mengerjakan perkerjaan di Prabumulih, Kata Yusuf saat di bincangi Media Rakyat, senin (11/9) kemarin.
Pernyataan Yusuf menyangkut nama Edi Rianto tersebut dibantah pelaksana administrasi CV. Kurnia yang tidak mau menyebutkan namanya saat di kanfirmasi di kantor DPU Prabumulih pada hari yang sama, Dia mengatakan bahwa pihaknya belum pernah menemui Yusuf dan apalagi memintakan paraf yang tidak sesuai dengan prosedur Administrasi Pemkot Prabumulih “Kita belum pernah menemui Yusuf dan apalagi memintakan paraf kepada dirinya untuk termin terakhir, karena kami juga tertib administrasi,’’ tegasnya. >> Alex

Related posts