UNTUK menekan angka terjadinya kecelakaan lalu lintas, jajaran Satlantas Polres Kediri menghimbau masyarakat di Kabupaten Kediri untuk mematuhi dan mentaati UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan. Situasi dan kondisi tertib berlalulintas di jalan raya merupakan faktor untuk menekan angka terjadinya kecelakaan. “Jadikan keselamatan sebagai kebutuhan. Pelanggaran lalulintas adalah awal dari kecelakaan,”kata Ari Wibowo, SH,SIK kepada Koran ini.
Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kepada siapa saja, baik antara roda dua, roda empat atau lebih dengan kendaraan motor lainnya atau dengan benda lainnya yang ada di jalan. Menurut Kasatlantas Polres Jombang ini, ada beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas terjadi. “Angka kematian yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas menurut WHO menduduki peringkat ketiga setelah HIV/AIDS dan TBC,”kata Kasatlantas menerangkan. Faktor penyebab terjadinya kecelakaan tersebut, lanjut Kasatlantas antara lain mengemudikaan kendaraan dalam keadaan mabuk. “Hindari mengemudi saat mabuk,”tegasnya.
Beberapa Tips Terhindar Dari Kecelakaan Lalu Lintas:Jangan Mengendarai Saat Mengantuk, Mengantuk merupakan penyebab dominan yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, penyebab mengantuk adalah faktor kelelahan pengemudi saat menempuh jarak yang jauh. Sehingga saat mengemudi jarak jauh sebaiknya menggunakan sebagian waktunya untuk istirahat.
Jangan Menggunakan Telepon Selular (HP) Saat Mengemudi, Mengobrol atau mengirim SMS melalui Handphone (HP) sambil mengemudi mobil apalagi sepeda motor bukanlah hal yang baik. Pasalnya, disamping karena mengemudi dengan satu tangan, tetapi pecahnya konsentrasi si pengemudi. Menggunakan HP ketika mengemudi meningkatkan risiko kecelakaan hingga empat kali. Kecelakaan yang berhubungan dengan penggunaan HP di Jepang, paling sering terjadi ketika pengemudi menerima telepon. Karena saat menggunakan HP akan mengurangi konsentrasi pengendara.
Jangan Mengendarai dengan Kecepatan Tinggi, Faktor penyebab kecelakaan terbesar diakibatkan kendaraan berjalan dengan kecepatan yang tinggi di mana jalan dan lingkungan sekitarnya seharusnya tidak memperkenankannya. Kecepatan kendaraan harus disesuaikan dengan keadaan jalan dan kondisi lingkungan pengguna jalan lain. Sebaiknya saat mengemudi memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang mengatur kecepatan yang disarankan.
Jangan Melanggar Marka Jalan, Melanggar marka jalan sering dilakukan oleh pengemudi kendaraan, hal ini biasa dilakukan ketika ingin menyalip padahal kondisi jalan dalam situasi padat. Pelanggaran ini biasanya pada jalur dua arah, tanpa disadari hal ini membahayakan diri sendiri dan pengemudi lain dari lawan arah yang akan berakibat fatal.
Jangan Lupa Memperhatikan Kelaikan Kendaraan, Kelaikan kendaraan merupakan hal yang penting dalam berkendara, karena kelaikan kendaraan sering menjadi masalah dalam berkendara misalnya kondisi rem, ban dan kontrol setir. Sebelum berkendara usahakan memeriksa kelaikan kendaraan agar perjalanan aman dan nyaman sampai di tempat tujuan.
Jangan Mengemudi Saat Mabuk Banyak kasus kecelakaan diakibatkan pengemudi dalam keadaan mabuk. Seperti kasus kecelakan Xenia maut Tugu Tani di Jakarta yang menewaskan 9 orang. Si pengemudi xenia tersebut sedang fly karena mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Hal ini sering disepelekan oleh sebagian pengemudi, mereka tetap mngemudi saat mabuk, padahal mengendarai dalam kondisi mabuk akan membahayakan dirinya sendiri dan orang lain karena mengemudi di luar kesadaran. >>Suryanto

