mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Pemkot Malang Siapkan Rp 5,6 Miliar Untuk Tutup Lubang Jalan

Published on Jan 23 2017 // Berita Utama

Kota Malang, (MR)
Banyaknya keluhan masyarakat terhadap banyaknya jalan yang berlubang di Kota Malang di tanggapi serius oleh Pemerintah Kota Malang. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( DPUPR) jalan berlubang di wilayah kota Malang bakal di perbaiki secepatnya.

Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Malang Hadi Santoso kepada media rakyat rabu siang(17/1).

Ia menyatakan, salah satu prioritas yang dilakukan di tahun 2017 ini adalah memperbaiki infrastruktur, yakni jalan dan drainase. Sony, panggilan akrab Hadi Santoso, mengakui, banyak menerima pengaduan dari warga. “Mulai hari ini (kemarin), kami menurunkan tim teknis untuk menutup lubang jalan,” katanya.

Sony menegaskan, timnya sudah menutup lubang jalan di beberapa titik. Di antaranya lubang di Jalan JA Suprapto dan Jalan Basuki Rahmat. Selain menutup lubang jalan, timnya juga dioperasionalkan di jalan-jalan yang sudah ditentukan berkat koordinasi dengan dinas perhubungan (dishub).

“Saat ini, kami fokus ke jalan yang menjadi jalur angkot. Misalnya, jalur terpanjang untuk angkutan jurusan Cemorokandang–Landungsari (CKL),” imbuhnya Hal itu dilakukan karena pihaknya ingin memberikan kenyamanan pada pengguna angkot. Sementara itu, jalan protokol yang berlubang akan digarap saat kondisi lalu lintas lengang. Menurut Sony, kondisi jalan protokol sering kali sepi saat malam hari. Dengan begitu, timnya turun saat hari sudah gelap. Dia menyatakan, sekitar seribu ruas jalan yang akan diperbaiki. “Anggaran rutin untuk pemeliharaan jalan Rp 2,8 miliar , sedangkan untuk pemeliharaan insidental sebesar Rp 2,8 miliar, sehingga total anggarannya ada Rp 5,6 miliar,”tukasnya.

Soni, sapaan akrabnya, menjelaskan, anggaran pemeliharaan ini digunakan untuk titik-titik tertentu secara rutin berkala. Dia menyebut, tiap ruas jalan memiliki rentang waktu berbeda untuk pemeliharaan.

Selain itu, saat ini DPUPR berupaya memaksimalkan keberadaan mobil Aspal Mixing Plant (AMP). Kendaraan itu dinilai praktis mengatasi lubang jalan yang kerap kali dikeluhkan warga. Dalam sepekan ini, sejumlah titik sudah diaspal, antara lain Jalan Galungung, Gajayana, Mayjen Panjaitan, Merjosari, Veteran, Raya Bandulan, dan banyak lagi. >>Giz

Leave a comment