NTT Minta Pemerintah Pusat Bangun Bandara Internasional

Kupang,(MR)

Pemerintah Pusat perlu mempertimbangkan untuk membangun sebuah Bandara udara Internasional di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehadiran Bandara Udara Internasional ini sangat penting untuk memudahkan akses bagi wisatawan mancanegara yang berkeinginan untuk datang ke NTT, pascapengumuman hasil poling tujuh keajaiban dunia pada 11 November mendatang, kata Kepala Bidang Promosi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata HA Haris di Kupang, Sabtu (22/10).

“Terserah bandaranya dibangun di mana, apakah di Labuan Bajo, ujung Barat Pulau Flores untuk memudahkan wisatawan ke Komodo ataukah di Kupang, ibu kota provinsi. Hal yang paling penting adalah kita memiliki fasilitas bandara bertaraf internasional,” ujarnya.

Menurut dia, Taman Nasional Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia merupakan magnet yang menarik wisatawan untuk datang berkunjung ke Indonesia dan secara khusus dengan daerah tujuan wisata Nusa Tenggara Timur.

“Dampak Komodo menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia atau gagal sekalipun, tetap memiliki kontribusi besar pada saat ini terhadap pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara pada umumnya,” paparnya.

Untuk mendukung pertumbuhan wisatawan ke NTT kata dia, maka perlu dibenahi secara nasional seluruh aksesibilitas bagi wisatawan menuju Taman Nasional Komodo. “NTT membutuhkan sebuah bandara internasional untuk memudahkan para wisatawan mengunjungi daerah itu,” tegasnya.

Selama ini, wisatawan datang ke Pulau Komodo harus melalui Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali, Juanda di Surabaya, Soekarno Hatta di Jakarta dan Polonia di Medan dan juga akan melalui Bandara Internasional Lombok. >> Moses Mone Kaka

 

Related posts