Prabumulih, (MR)
Musim kemarau di peng-hujung tahun ini, bisa dikatakan sebagai musim berkah bagi sebagian pengusaha depot air minum isi ulang (gallon, red). Bagimana tidak, kondisi terse-but ternyata mendongkrak penjualan air minum isi ulang cukup signifikan. Bila satu harinya pada bulan sebelum-nya, hanya mampu menjual sekitar 25 sampai 30 galon air minum isi ulang, sekarang naik menjadi 40 sampai 120 galon per hari.
“Semenjak masuk musim kemarau, penjualan mulai lumayan. Mengalami kenaikan dari hari-hari bulan sebelum-nya,” ujar Lis (35), pemilik Depot Air Minum Isi Ulang Anugerah, di Jalan Jend. Sudirman, KM 6, Kecamatan Prabumulih Timur (depan markas Yonzipur II/Prabumulih), ditemui Rabu (7/9) sore.
Wanita berjilbab itu menye-but, satu hari depotnya mampu menjual hingga 40 galon air minum isi ulang. Jumlah ini mengalami sedikit kenaikan dibandingkan penjualan pada hari bulan sebelum musim kemarau, yakni hanya sekitar 25 sampai 30 galon. “Itu rata-rata kenaikan penjualan tanpa ada pegawai ngampas (marketing, red). Karena kita tidak ada pegawai, hanya jual sendiri,” papar Lis seraya mengaku sambil memjual pulsa isi ulang di depotnya.
Peningkatan penjualan air minum isi ulang ini merata terjadi hampir di seluruh depot air isi ulang. Bahkan bagi yang memiliki pegawai marketing atau berjalan keliling mencari pelanggan sendiri, selama musim kemarau mereka mampu menjual hingga 120 galon air minum isi ulang, bahkan lebih.
“Minimal biso 80 sampai 120 galon lah sehari, bahkan pacak lebih tergantung nasib pas kalau pelanggan yang ditemui lagi kosong galonnyo, untung. Yo biso dikatoke siapo cepet dio dapetlah,” aku anu, salah satu pemilik depot air minum isi ulang dikawasan Jalan Jend. Sudirman.
Kondisi itu dinilainya wajar, karena competitor (persaingan bisnis, red) di bidang usaha tersebut semakin banyak dan menjamur hampir di tiap daerah dan sudut kota. “Idak be berse-belahan rumah sekarang ini, siapo be, ado duet ado tempat sudah pacaklah itu bukanyo,” tambahnya.
Namun meskipun persai-ngan di bidang usaha itu cukup ketat, soal harga penjualan pergalonnya sama, merata. Masing-masing pemilik depot air minum isi ulang ini hanya mematok harga 3500 rupiah per galon untuk harga ditempat, namun untuk antar langsung ke rumah konsumen dikenakan biaya tambahan atau ongkos kirim lagi antara 1000 sampai 1500 rupiah per galonnya. (alex/tim)
