Saturday, 17/11/2018 | 11:57 UTC+7
Media Rakyat

Menyusahkan Kemungkinan Kantor Capil dipindah

CapilPrabumulih, (MR)
Jarak tempuh antara pasar dan gedung satu atap Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih menjadi alasan warga Prabumulih mengeluh,tentang proses pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Prabumulih (Disdukcapil) terhadap masyarakat.

Jarak tempuh sekitar 10 kilometer dari pusat kota menjadi masalah yang kerap di keluhkan warga yang akan mengurus data kependudukan.

Seperti yang di ungkapkan beberapa warga saat yang kebetulan sedang mengurus surat-surat pada disdukcapil “kami susah pak,mau ngurus KK dan KTP dan akta sekarang kan harus ke kantor capil,kalo nitip biaya titipanya kadang malah lebih bengkak,kalo gak nitip kami harus buang waktu dan tenaga,iya kalo yang bersangkutan ada di tempat,lah kalo yang bersangkutan tidak ada di tempat malah kami mesti bolak-balik ke sini” kata warga tersebut.

Walikota Prabumulih Ridho Yahya saat di tanyai wartawan soal hal ini pada kesempatan acara Pencanangan Kampung KB di Kelurahan Mangga Besar (06/04) rabu kemarin,belum berani memberikan kepastian atas permintaan warga tersebut.

“Katanya Disdukcapil sedang tahap perobahan,Saya dengar akan di ambil alih oleh pusat,ya kalo kita sih gak ada masalah,jika di butuh kan masyarakat untuk di pindah,ya kita pindah nggak masalah” ujar walikota. >>Alex Effendi

About

pembawa suara pembangunan bangsa

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.