KUR bukanlah Dana Hibah

KURPadang,(MR)

KREDIT Usaha Rakyat (KUR) telah dikucurkan oleh 7 bank pelaksana sampai posisi 31 Maret 2013 Rp3,1 triliun. Dana tersebut disalurkan pada 163.443 debitur. Diharapkan dengan kucuran KUR tersebut, usaha mikro kecil menegah (UMKM) Sumbar, semakin dapat mengembangkan usahanya. Perbankan diminta tetap memperhitungkan prinsip kehatihatian da­lam menyalurkan kredit.

Berdasar data perbankan disampaikan ke Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, pada posisi akhir Maret diketahui total dana KUR yang telah dikucurkan sekitar Rp 3 triliun. Ada 7 bank pelaksana. Yakni, BRI telah menyalurkan KUR Rp 1,430 triliun pada 132.029 debitur. BNI menyalurkan KUR Rp 173,587 miliar pada 735 debitur, Bank Mandiri menyalurkan KUR Rp 157,994 miliar untuk 540 debitur, Bank Syariah Mandiri menyalurkan KUR Rp 359,036 miliar untuk 412 debitur. Kemudian, Bank Bukopin menyalurkan KUR Rp6,6 miliar untuk 22 debitur, BTN me­nyalurkan KUR Rp36,235 miliar untuk 153 debitur, Bank Nagari menyalurkan 976,039 miliar untuk 29.522 debitur.

“Saya ingatkan KUR bukan dana hibah begitu saja yang tidak ada kewajiban bagi nasabah untuk mengembalikannya. Pemerintah hanya memberikan penjaminan saja, agar masyarakat dapat mendapatkan dana KUR tersebut. Dengan adanya jaminan dari pemerintah, tidak berarti, kewajiban penerima KUR lepas begitu saja. Penerima KUR wajib mengembalikan kredit yang telah disalurkan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar, Achmad Kharisma saat rapat monitoring KUR di lantai II.

Achmad mengatakan ada sembilan sektor yang bisa mendapat bantuan KUR. Pertama, pertanian, pertambangan, industri pengolahan, listrik, gas dan air, konstruksi, perdagangan, restoran dan hotel, pengangkutan, pergudangan dan komunikasi, jasajasa dunia usaha, jasa sosial/masyarakat dan lain lain. “Kami minta perbankan mendistribusikan KUR ini pada seluruh sektor dan bukan hanya sektorsektor tertentu saja. Selama ini, memang ada juga sejumlah kelu­han itu yang telah disampaikan masyarakat ke kami,” ucapnya. Perwakilan BI, Rusheriadi Abbas mengatakan, apa yang menjadi keluhan pemerintah akan ditindaklanjuti. >>Marqian

Related posts