Komite Sekolah dan Kepala UPTD SD Negeri IV Cipedang Bongas Dituding Lakukan Pungli

Kab. Indramayu, (MR)
SATUAN Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Pemkab. Indramayu, segera mengambil tindakan tegas terhadap Komite Sekolah dan Kepala UPTD SD Negeri IV Cipedang Kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, mereka dituding melakukan Pungli uang tabungan para siswa Tahun Pelajaran 2018/2019.
Informasi yang dihimpun Wartawan Media Rakyat Biro Indramayu menyebutkan, sebanyak 105 peserta didik UPTD SD Negeri IV Cipedang, telah menerima uang tabungannya masing – masing, tetapi ironisnya uang tabungannya tersebut tidak sepenuhnya diterima para siswa.
Justru pihak Komite Sekolah terindikasi melakukan Pungli memangkas uang tabungan per siswa Rp 80 ribu.
Sumber informasi itu mengharapkan, Kepala Dinas Pendidikan Indramayu, segera mengadakan pembinaan teknis tentang program sekolah gratis yang dananya bersumber dari APBN melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai dengan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA), sehingga para siswa bebas dari pungutan biaya sekolah ini dan itu yang tidak jelas dasar hukumnya.
Kalaulah tudingan Pungli di UPTD SD Negeri IV Cipedang, sebuah kenyataan yang dibiarkan begitu saja, maka bertentang dengan program sekolah gratis dan memberatkan para siswa dari keluarga miskin, yang semestinya mendapatkan bantuan dari Pemerintah untuk bisa mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajardikdas) 9 tahun. Kepala UPTD SD Negeri IV Cipedang, Suha Irwanto, S. Pd.I. dikantornya ketika dikonfirmasi Wartawan Media Rakyat Biro Indramayu, Mano S. dan Wartawan Cakra Bangsa Biro Indramayu, Rastim, Jumat siang (21/6), pihaknya menepis tudingan Pungli tersebut.
“Berdasarkan hasil musyawarah Komite Sekolah dan para orang tua murid swadaya pengecetan dan perbaikan WC, “ kelitnya. >>Mano S

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.