mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Jembatan Ambruk, Puluhan Siswa Terpaksa “Berenang”

Published on Sep 24 2012 // Nusantara

Garut,(MR)
PASCA ambruknya jembatan gantung cisanggiri, di Kampung Padengdeng Desa Jatisari, Kecamatan Cisompet-Garut, Jawa Barat, Puluhan anak sekolah dan warga di tiga desa dan dua kecamatan yakni, Desa Jatisari, Desa Cisangkal, Kecamatan Cisompet dan Desa Jatimulya Kecamatan Pamengpeuk terpaksa harus berjalan melewati sungai yang terjal dan berbatu.
Meski air Sungai Cikaso saat ini dalam keadaan surut karena musim kemarau panjang, namun sejumlah anak sekolah dan warga sekitar harus diselimuti rasa cemas lantaran takut terpeleset saat melewati bebatuan di sungai tersebut. Mereka pun berharap agar jembatan itu secepatnya dapat diperbaiki agar kembali dapat dilalui untuk aktifitas sehari-hari.
Puluhan anak sekolah dan warga dari kampung Padengdeng, Desa Jatisari Kecamatan Cisompet-Garut jawa barat, terjun langsung ke badan sungai Cisanggiri untuk melintas menuju sekolah yang mereka tuju. Mereka terpaksa meniti bebatuan dan masuk sungai hingga baju seragamnya basah,karena jembatan cisanggiri  yang menghubungkan beberapa kampung di tiga desa tersebut ambruk.
Secara beriringan para siswa dan warga ini menyeberangi  sungai. Bahkan sejumlah orang tua pun mengantarkan anak-anaknya yang masih kecil bahkan banyak diantaranya yang memilih langsung menyeberang hingga baju seragam basah. Untuk melintasi sungai selebar satu meter dan sekitar lima puluh meter.
Salah seorang siswa, Nurmalloh  mengatakan akibat jembatan yang biasa dilewatinya ambruk, terpaksa dirinya yang setiap hari sekolah harus turun langsung ke sungai meskipun baju seragamanya basah.ia pun berharap agar jembatan di kampungnya itu segera diperbaiki dan mendapat perhatian serius dari pemerintah.
Hal tersebut di benarkan oleh salah seorang guru kls IV, Tarlip, untuk saat ini memang tidak begitu kawatir memaksakan diri untuk sekolah lantaran takut ketinggalan materi pelajaran di sekolah. Meskipun baju seragamnya basah saat mengikuti pelaran sekolah. Selain itu untuk saat ini musim kemarau sehingga air sungai agak surut. Yang di takutkan apabila nanti musim hujan pasti air sungai akan meluap dan dipastikan tidak bisa menyebrang karena takut terbawa arus sungai. Untuk itu harapnanya agar jembatan tersebut segera diperbaiki sehingga tidak harus menyeberangi sungai lagi.
Jembatan gantung cisanggiri yang ada di kampung padengdeng,Desa Jatisari kecamatan Cisompet-Garut jawa barat, ini roboh karena di makan usia,selain itu juga saat di bangun semua bahan dari bahan bekas. Jembatan yang memiliki panjang sekitar lima puluh meter dan lebar satu meter dua puluh ini merupakan satu-satunya jalan yang biasa dilintasi warga yang menghubungkan tiga desa di kecamatan cisompet. >> H. Ade

Leave a comment