Genjot Investasi Ke Daerah, Bupati Natuna Jajaki Kerjasama dengan Dubes Singapura

 

Natuna(MR)- Bupati Natuna Drs. H. Abdul Hamid Rizal, M.Si, kembali melakukan penjajakan kerjasama ke sejumlah negara tersohor didunia. Diantaranya, Asia, Amerika dan Eropa.

Kita ketahui, Hamid Rizal bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, telah menyambangi kedutaan besar Jepang untuk Indonesia, untuk memaparkan sejumlah potensi investasi di Natuna. Semangat membangun daerah, telah ditunjukkan Hamid Rizal sejak terpilih menjadi Bupati.

Kali ini, Rabu (04/11) siang, Hamid Rizal didampingi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Moestofa, Kepala Dinas Perikanan Zakimin, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Hardinansyah, Kabag Humas dan Protokol Setda Natuna Defrizal serta Kasubbag Antar Lembaga Setda Natuna Ronnie Indra, kembali melakukan kujungan ke Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Negara Singapura untuk Indonesia, di Jakarta.

Dalam pertemuan dengan Duta Besar Singapura, Anil Nayar, Hamid Rizal kembali menyampaikan sederet potensi unggulan yang bisa dikelola dan dikembangkan secara maksimal. Hal ini bertujuan untuk memancing Investor asal Singapura, mau berinvestasi dan menjalin bisnis kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Hamid Rizal berjanji akan menjamin kemudahan dan keamanan bagi setiap Investor yang membuka usaha di Kabupaten di juluki Laut Sakti Rantau Bertuah .

Hamid Rizal mengaku sangat tersanjung atas sambutan dan respon positif dari pihak Kedubes Singapura untuk Indonesia, terhadap rombongan.

Hamid Rizal mengatakan, pertemuan ini merupakan awal penjajakan kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna dengan Pemerintah Singapura, melalui Kedubesnya. Kedepan akan disusun pertemuan langsung dengan sejumlah Investor dari negeri Singa tersebut, demi kemajuan dan perkembangan Natuna kearah yang lebih baik.

Sektor unggulan yang ditawarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna kepada Pemerintah Singapura, meliputi sektor pariwisata, kelautan dan perikanan. Namun tidak tertutup kemungkinan sektor lain diluar itu juga akan menjadi daya tarik bagi para Investor asal Singapura.

Hamid berharap penjajakan kerjasama ini dapat membuahkan hasil yang positif, sehingga mampu untuk dijadikan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), bagi kesejahteraan Masyarakat dan Daerah Natuna.

Perlu diingat, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna hanya bergantung pada Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas), yang nilainya dari tahun ketahun selalu mengalami kemerosotan.

Penjajakan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dan strategi Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan sumber Pendapatan Daerah, yang nantinya dapat masuk kedalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Natuna (Humas_Pro/Def)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.