Dispenda KKA Terapkan Pajak Restoran

Anambas,(MR)
DINAS Pendapatan Daerah (Dispenda) melakukan tinjauan lapangan ke lebih dari 20 kedai kopi, restoran dan warung makan yang ada di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), baru-baru ini. Tinjauan lapangan ini dilakukan oleh Dispenda KKA sebagai bentuk tindaklanjut dari sosialisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sector pajak restoran dan rumah makan yang telah di sosialisasikan oleh Dispenda KKA kepada para pengelola restoran, rumah makan dan warung kopi. “Ini tindak lanjut kita dalam rangka peningkatan PAD kita dari pajak restoran,” ujar Kadispenda KKA, Zulfahmi, ST saat ditemui di ruang kerja nya.
Salah satu yang ditinjau oleh Dispenda dalam tinjauan lapangan kali ini adalah penerapan penggunaan Bill yang sudah diberikan oleh Dispenda kepada setiap restoran, rumah makan dan warung kopi. Bill yang dimaksud telah diberikan oleh Dispenda KKA secara Cuma-Cuma kepada setiap pengusaha dengan harapan bisa membantu untuk mempermudah proses penghitungan dan pengawasan pembayaran pajak di setiap rumah makan, restoran dan warung kopi.
“Kita kasih mereka Bill. Di bill yang kita kasih mereka akan cantumkan berapa harga barang yang mereka jual, setelah itu ada juga dicantumkan pajak yang harus dibayarkan. Dengan begitu pengusaha bisa lebih mudah mengontrol total pajak yang harus mereka setorkan kepada Dispenda KKA. Penerapan bill ini adalah salah satu point penting yang kita pantau dalam tinjauan lapangan kali ini,” jelas Zulfahmi.
Tidak hanya masalah penerapan Bill pada setiap restoran, rumah makan dan warung kopi, Dispenda KKA juga membantu pengusaha untuk mencari jalan keluar dari setiap kendala yang ditemui di lapangan dalam pemungutan pajak restoran ini. Sebut saja dalam kendala pemahaman tenaga kasir dalam pengisian bill yang mengakibatkan tidak validnya harga yang harus dibayar costumer. Dispenda bersedia menyediakan tenaga tambahan untuk bertugas memberikan pelatihan khusus jika memang dibutuhkan.
“Kalau ada kendala kita juga cari jalan keluarnya. Kalau memang mereka tidak paham mengenai pengisian Bill, kita kasih tenaga pelatih untuk melatih kasir-kasir di restoran, rumah makan atau warung kopi, supaya mereka juga tidak salah kasih harga kepada pembeli,” ujar Zulfahmi.  >> Eichiro/ Edo

Related posts