Dahlan Iskan: Kuda Liar dan Lemah Syahwat Tipe Dirut BUMN

Jakarta,(MR)
MENTERI BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan perbedaan budaya yang tercermin pada direktur utama Badan Usaha Milik Negara cukup lebar. Dahlan menilai ada dua perbedaan yakni dirut yang bertipe kuda liar, di mana biasanya enggan berbagi dengan direksi yang dipimpinnya. Bahkan, dirut ini sulit untuk dikontrol.
Sedangkan dirut yang bertipe “lemah syahwat” cenderung tidak mengetahui apapun yang terjadi di perusahaannya, justru direksi dan stafnya yang lebih paham mengenai perusahaan.
“Yang terlalu liar harus dijinakkan dan yang lemah syahwat harus diberi doping. Ini tidak menyangkut kemampuan ataupun pandai dan tidak pandai, melainkan kultur,” ujar Dahlan Iskan dalam kata sambutannya pada acara BUMN Marketing di Jakarta, hari ini.
Ia menilai untuk mengatasi perbedaan tersebut, maka ada 20 dirut BUMN yang diundang untuk berbagi pengalaman (sharing) dan saling belajar. Berbagi pengalaman ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkecil perbedaan yang terjadi di tubuh BUMN, katanya.
“Saya juga tidak memfungsikan diri sebagai menteri BUMN tetapi sebagai sesama teman. Memang ada sih dirut BUMN yang ke kiri dan kanan,” tuturnya.
Ia mencontohkan ada dirut BUMN yang skala kirinya memiliki nilai 100 poin dan ada juga yang skala kanan memiliki nilai 100 poin. Padahal, untuk memimpin BUMN perbedaan otak kiri dan otak kanan harus seimbang.
“Oleh karena itu, saya harap tingkat kiri 60 atau 80, dan kanan bisa skor yang sama juga. Memang, dirut BUMN ada banyak gaya yang nilainya 100 persen,” paparnya.
Ia mengharapkan dirut BUMN dapat berbagi pengalaman untuk meminimalisasi perbedaan walau gaji dan kewajiban yang diperoleh juga berbeda. >> Wisnu W

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.