Bupati Halut Lantik Lagi Sejumlah Pejabat

bupati-halut-lantik-sejumlah-pejabat-eselon-iiHalut, (MR)
Roling dan pergantian pejabat eselon II dalam lingkup pemda Halut kembali dilakukan oleh Bupati Halut, Frans Manery beberapa waktu lalu, (7/9).

Acara yang digelar di pendopo kantor Bupati, lantai 2 ini, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Halut, Muchlis Tapitapi dan seluruh pimpinan SKPD.

Para pejabatyang dilantik, adalah, Fredy Tjandua, S.Pt.M.Si., menjabat   Asisten II Bupati  Bidang Administrasi Umum, Ir. Wiliam John Garedja, M.Si., menjadi  staf ahli bupati bidang pertanian, Subakri Salim, SH. M.Is, menjadi  Asisten  1 Bupati bidang Pemerintahan dan  Kesra, Muhamad Roke Sawai,  A.Md, menjadi  Kepala Badan Lingkungan Hidup, dan Dra. Joice Betsy Mahura, M.Si, menjadi Kadis Pariwisata Bupati Frans dalam arahannya mengharapkan agar para pejabat yang dilantik bisa bekerja dengan baik dan menunjukkan kualitasnya sehingga bisa bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat.

Bagi Frans, siapa yang bisa bekerja dan menyesuaikan diri dengan arah dan kebijalan yang ada, maka dia lah yang akan dipakai.  Pada kesempatan itu juga, Frans memberikan warning tegas bagi para PNS yang dengan sengaja, saat dirinya dipindahkan ke tempat tugas baru dan berusaha menghilangkan dokumen yang ada, ia akan bertindak tegas terhadap PNS tersebut. Frans juga menegaskan bahwa masih ada roling dan pergantian pejabat, baik eselon II, III, maupun IV sampai pada bulan Desember. Bagi Frans, selaku Bupati, pergeseran dan perpindahan PNS dari satu tempat ke tempat yang lain merupakan hal yang lumrah karena dengan demikian akan ada perimbangan antara wilayah yang satu dengan lainnya.

Frans juga mengingatkan agar PNS tidak mengkhianati pemda dan daerah ini dengan perbuatan yang tidak terpuji karena jika terbukti maka akan ditindak tegas. “Saya akan telusuri dan tangkap pelakunya juga mereka yang ada di belakang ini”, tegas Bupati. Pada kesempatan itu, Bupati langsung mengingatkan para PNS yang merasa tidak suka dengan kebijakannya dan ingin keluar dari Halut maka permohonan pindahnya akan saya proses dalam waktu yang singkat. Jangan coba-cob  berkhianat pada daerah ini.

Saya tidak takut dan jika saya sudah bosan maka  saya akan sikat PNS yang model seperti ini”, tegas Frans. Tak lupa Bupati juga menjelaskan bahwa penempatan PNS di kecamatan dan desa itu tujuannya untuk menata pemerintahan di wilayah tersebut sehingga menjadi lebih baik dan bukan dibuang seperti yang dipikirkan banyak orang. >>Karl

Related posts