BPRS Bahari Berkesan Kota Ternate Berperan Mengembangkan Ikm Dan Menggenjot Pad Kota Ternate

Ternate, (MR)
Kehadiran Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan Kota Ternate paling tidak telah memberikan kontribusi penting dalam pengembangan industri kecil menengah Kota Ternate. Sejak resmi dibuka pada 19 April 2012 melalui izin BI, Institusi Perbankan milik Pemkot Ternate ini berkiprah selain mengatrol pengembangan usaha kecil menengah juga turut memberikan andil positif sebagai penyumbang PAD Kota Ternate.

Diwawancarai di ruang kerjanya, Pimpinan BPRS Bahari Berkesan, Risdan Harly, SH mengungkapkan sisi positif dalam konteks peningkatan perekonomian daerah pada skala ekonomi mikro (IKM) melalui kinerja BPRS oleh sebagian kalangan kurang mendapat apresiasi. Risdan mengakui sebagian kalangan masih memiliki mispersepsi dalam menginterprestasi keberadaan BPRS. Padahal sesungguhnya kinerja instansi perbankan BPRS ini dinilai sehat, dan indikator ke arah itu juga dapat dilihat pada laporan bulanan dan tahunan BPRS ke pusat. Selain itu pada sektor IKM, BPRS berperan penting menggenjot melalui pinjaman dana sebagai modal usaha untuk peningkatan dan pengembangan usaha. Tidak sebatas itu, BPRS juga giat mengedukasi masyarakat pelaku usaha kecil menengah. “Edukasi ini dinilai penting guna membuka mindset pemikiran masyarakat usaha tentang pentingnya memulai dan memenej usaha, prospek dan persaingan pasar yang dihadapi ke depan. Kita berharap setiap pelaku usaha kecil menengah punya modal kesabaran karena kesabaran adalah modal terpenting meraih kesuksesan.” Tegasnya pada MR.

Pada sisi lain Ia menilai kreativitas dan inovasi masyarakat di bidang usaha kecil menengah di Kota Ternate masih sangat terbatas. Padahal Ternate memiliki potensi keunggulan lokal seperti sektor pariwisata yang punya prospek ekonomi yang sangat menjanjikan khususnya untuk menambah pendapatan masyarakat. “Potensi keunggulan lokal seperti sektor pariwisata karena kita memiliki tempat wisata baik wisata alam, wisata pantai, wisata peninggalan sejarah, wisata kuliner dan wisata nilai kebudayaan berupa tradisi dan adat istiadat dengan potensi ini pula masyarakat sebaiknya bisa memanfaatkannya dengan meng-eksplorasi kreativitas dan inovasinya yang bisa memberikan akses tambahan misalnya bagi para wisatawan.” Tandasnya pula.

Hal yang terbilang kontras menurut Risdan, jika dibandingkan dengan daerah lain kreasi dan inovasi masyarakat di sana terbilang sukses. Namun Ia mengakui dalam perkembangan terakhir ada sedikit kemajuan dalam hal kreasi dan inovasi usaha berkat kepiawaian anak daerah yang kebetulan menimbah pengetahuan di luar daerah. “Sepulangnya itu mereka mencoba menproyeksikan inspirasinya yang didapat di luar daerah semisal memanfaatkan potensi keunggulan lokal pariwisata yang dimiliki Kota Ternate.” Tambahnya. >>Ateng

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.