Thursday, 15/11/2018 | 10:49 UTC+7
Media Rakyat

AKN Bombana Gelar Wisuda IV, Pengelola Bahas Persiapan Mandiri

Bombana, (MR) – Akademi Komunitas Negeri (AKN) Bombana kembali menggelar wisuda mahasiswa, Sabtu (28/10). Kehadiran Bupati Bombana, H. Tafdil, SE., dalam wisuda IV ini sangat penting.  Karena itu, Penanggung Jawab AKN Bombana yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, H. Burhanuddin A. HS. Noy, SE., M.Si akan berupaya memastikan kehadiran  Bupati Bombana dua Priode itu.

“Saya akan laporkan kepada Bupati untuk menyesuaikan jadwalnya agar tidak bertepatan dengan jadwal Bupati ke luar daerah, mengingat pentingnya wisuda tersebut untuk dihadiri bupati,” kata Burhanuddin kepada Pengelola AKN dan Panitia Wisuda di ruang kerjanya, Kamis (12/10). AKN akan menjadi PT Negeri IV di Sulawesi Tenggara (Sultra), setelah Universitas Halu Oleo (UHO), IAIN dan Universitas Sembilanbelas November (USN).

AKN yang berdiri sejak lima tahun lalu telah menelurkan ratusan alumni jurusan akuntansi, teknologi kimia industri dan teknik otomotif.  Alumni  PT yang masih dalam binaan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) ini telah terserap bekerja di instansi pemerintah dan swasta. Namun yang terpenting, kualitas alumni AKN Bombana dipersiapkan menjadi individu mandiri dalam usaha, sehingga motto Cepat Selesai Cepat Kerja benar-benar dapat terwujud. Tak heran, jika PT kebanggaan Bombana ini semakin diminati.

Berkat kerja keras pegelola yang didukung penuh Bupati Bombana, H.Tafdil, SE., MM menjadikan AKN Bombana semakin mendapat tempat di hati masyarakat, sehingga di antara orang tua mahasiswa tak rela jika anaknya kuliah selain di AKN. “Saya kuliah di sini, karena dorongan ibu saya,” kata Ramadhan, salah seorang mahassiwa saat Orientasi Mahasiswa Baru angkatan 2017.

Sementara itu, pengelola AKN saat ini masih dituntut kerja keras menyongsong kemandirian AKN Bombana. Di tempat yang sama, pengelola AKN yang dipimpin Koordinator, Abbdul Rauf Abidin, S.Pd, memanfaatkan pertemuan dengan Sekda Bombana, H. Burhanuddin untuk membahas persiapan kemandirian AKN. Dalam pertemuan tersebut, Abdul Rauf mengungkapkan, saat ini AKN Bombana telah masuk deretan kategori tujuh besar dari seluruh AKN di Indonesia yang dalam hasil evaluasi kementerian layak untuk dimandirikan.

Namun, kata dia, masih terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk mencapai kemandirian.  Persyaratan dimaksud adalah mengenai dukungan penganggaran dari Pemerintah Daerah (Pemda), dukungan Sumber Daya Manusia (SDM), pemenuhan sejunmlah dosen kualifikasi magister pada setiap program studi (Prodi) dan persiapan program berkelanjutan setelah nantinya  AKN Bombana dimandirikan.

Abdul Rauf menjelaskan, mengenai dukungan anggaran, sejak AKN berdiri tahun 2013 lalu, Bupati Bombana, H.Tafdil, SE., MM telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk memberikan anggaran selama lima tahun. Saat ini, kata dia, MoU telah berakhir sehingga dibutuhkan perpanjangan sebagai salah satu syarat kemandirian. Mengenai dukungan SDM, lanjutnya, Pemda diminta menyiapkan tiga orang Pegawai Negeri Sipil yang akan ditempatkan di AKN untuk menduduki posisi sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Bendahara Penerimaan dan  Bendahara Pengeluaran.

Terkait dengan dosen, tambahnya, setiap Prodi yang ada di AKN mesti memiliki tiga dosen berkualifikasi magister dengan jurusan yang linier atau serumpun pada tiga prodi yakni, Akuntansi, Teknik Kimia Industri (TKI) dan Teknik Otomotif. Sementara untuk program berkelanjutan, dimaksudkan untuk menakar kemampuan AKN Bombana dalam upaya memperoleh dan mengelola pendapatan non pajak melalui Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) dari mahasiswa yang direkrut.

Program berkelanjutan ini dibutuhkan untuk menunjukkan kalau AKN memiliki strategi dalam rangka membiayai diri setelah ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi (PT) mandiri. Dalam hal ini, kata Abdul Rauf, Pengelola AKN akan mengupayakan kerja sama dengan Pemda Bombana agar AKN dapat menjadi salah satu PT yang kebagian program Gembira Cerdas yang gelontorkan Bupati Bombana, H.Tafdil.

Selain itu, Pengelola AKN juga akan melakukan MoU dengan Kepala Desa se-Kabupaten Bombana, agar setiap tahun dapat mengutus minimal satu orang dari aparat desa atau putra putri desa setempat untuk dikuliahkan di AKN yang dibiayai dari dana desa bersangkutan. Menanggapi hal tersebut, Sekda Bombana selaku penanggung jawab AKN merespon dan mengapresiasi kinerja Pengelola AKN yang selama ini bekerja keras dalam rangka mempersiapkan kemandirian AKN. Terkait semua persyaratan yang membtuhkan dukungan Pemda, mantan Kepala Dinas Perhubungan Sultra ini berjanji akan membahasnya bersama Bupati Bombana, H.Tafdil.

Pada pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pengelola, antara lain Wakil Koordinator (Wakor) Bidang Aset, Drs. Budiman, Wakor Bidang Humas dan Kerja Sama, Husrifnah Rahim, STP., M.Si, Wakor Bidang Kemahassiwaan, Herman Tadjuddin Mapatarani, S.Ag, Wakor Prodi Akuntansi, Suryanto, SE., M.Pd, Staf Pengelola, Andi Gusti Galigo, S.Pd., M.Si, Sekretaris Panitia Wisuda, Sainal Abidin, S.Si, Wakil Sekretaris, Baso Riadi Husda, S.Pd., M.Pd dan Bendahara Fasniah, SH. >>HT

About

pembawa suara pembangunan bangsa

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.