Workshop Mengenai Penyusunan RKAS Sesuai Petunjuk Teknis Yang Telah Diatur

Kotamobagu, (MR) – Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu menggelar kegiatan Workshop Terinformasi tentang Dana BOS bertempat di Hotel Sutan Raja Kotamobagu , Sabtu (07/11).

Bimtek ini menghadirkan narasumber Tim Ahli Aplikasi SIPBOS-KEUDA Kementrian Dalam Negeri yang diikuti 84 Sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta se-Kota Kotamobagu.

Ikut memberikan materi sekaligus  Direktur Pelaksana dan Pertangungjawaban Keuangan  Daerah Ditjen  Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Bahri, SSTP, M.Si

“Hal yang paling mendasar pertama dalam dana BOS yaitu harus tertib dalam laporan nantinya, efisian dalam rangka belanja-belanja yang sudah disusun sebelumnya dalam RKAS di sekolah, termasuk efektif juga ekonomis dalam belanja, yang artinya benar-benar menunjang dalam operasional proses belajar mengajar di sekolah,”ujar Insan Maulana Rosyal selaku tenaga ahli Sipbos kemendagri.

Dijelaskan, Dana BOS ini tiap tahun dialokasikan untuk menjaga agar tahun ini bisa disalurkan ke masing-masing sekolah. Untuk itu diharapkan sekolah bisa menjaga bagaimana tertib dalam penyampaian laporan, khususnya baik laporan penerimaan oleh bendahara atau pun laporan pengeluaran atau belanja.

Menurut dia, dana BOS adalah dana dari pusat, yang terbagi dalam 3 jenis yaitu dana BOS Reguler, Kinerja dan Afirmasi yang setiap tahun mengalami peningkatan.

“Maka dari itu diharapkan semua Bapak/Ibu kepala sekolah meski saat ini masih dalam suasana Pandemi Covid-19, termasuk bendahara yang terkait dengan pengunaan dana BOS ini, dapat dengan cepat terealisasi dengan arti belanja  yang tepat waktu, jumlah dan sesuai sasaran,”jelas Bahri.

“Dengan kehadiran pak Direktur, sekalipun hanya lewat layar, tapi itu sudah menambah semangat, dan komitmen kami untuk melaksanakan Permendari No. 24 tahun 2020,”ujar Rukmi Simbala selaku Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu.

Di akhir penyampaian, Rukmi Simbala mengucapkan terima kasih kepada direktur yang sudah hadir dengan kedepannya sekiranya direktur bisa terus selalu membimbing, sehingga para peserta maupun dinas yang terkait dapat memahaminya.
Dengan dilaksanakannya Bimtek ini bertujuan agar banyak Kepala Sekolah di Kotamobagu yang nantinya tidak kesulitan lagi untuk menyusun laporan sesuai aturan yang berlaku, sehingga nantinya agar tepat sasaran, jumlah, efisien dan efektif.

“Oleh karena itu perlu adanya Workshop, agar dari perencanaan sampai pada penyusunan RKAS sesuai petunjuk teknis yang telah diatur, demi memenuhi standar nasional pendidikan berdasarkan penilaian mutu, sehingga dapat terkontrol melalui aplikasi SIPBOS-KEUDA ini,”tambahnya.

Adapun peserta yang hadir dalam Bimtek dan Pelatihan Aplikasi, baik kepala sekolah maupun bendahara sebanyak 84 yaitu 61 SD negeri 8 SD swasta dan 9 SMP negeri  6SMP swastaswasta. (Neni)

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.