Kota Tasikmalaya, (MR)
WALIKOTA Tasikmalaya Drs.H.Sayrif Hidayat M,.Si memberikan hibah berupa insentif RT/RW, insentif kader Pos Yandu, bantuan P2KK tahap satu, bantuan rumah tidak layak huni (RLTH), bantuan guru RA, Bantuan Diniyah Takmiliyah, bantuan BKPRMI, bantuan operasioanl DKM masjid jami dan DMI dengan total Rp.1.318.605.000, Selasa (19/06).
Laporan Kabag Kesra melaporkan pembagian hibah untuk 3 Kecamatan yaitu Cihideung, tawang dan Cipedes dengan rincian : – Insentif RT/RW untuk Kecamatan Cihideung Rp.56.910.000, Tawang Rp.80.460.000 dan Cipedes Rp.91.050.000, -Insentif 874 kader Pos Yandu Rp.169.920.000, -Bantuan P2KK tahap satu dan dua Rp.150.000.000, -Bantuan rumah tidak layak huni (RLTH) kecamatanm Cihideung 6 kelurahan Rp.45.000.000, Tawang 5 kelurahan Rp.37.500.000 dan Cipedes 4 Kelurahan Rp.30.000.000, – Bantuan Guru RA 12 bulan Cihideung Rp.18.900.000, Tawng Rp.30.300.000 dan Cipedes Rp.23.400.000, -Bantuan Diniyah Takmiliyah 12 bulan untuk Cihideung Rp.129.300.000, Tawang Rp.114.600.000 dan Cipedes Rp.129.600.000, -Bantuan BKPRMI Cihideng Rp.106.200.000, Tawang Rp.94.500.000 dan Cipedes Rp.74.385.000, -Bantuan operasioanl DKM masjid jami dan DMI Cihideung Rp. 92 juta, Tawang 79 juta dan Cipedes 144 juta.
Walikota dalam sambutannya mengatakan meski cuaca panas tapi hatinya sejuk karena kehadiran pahlawan pembangunan βini uang yang diberikan bukan apa-apa tapi hanya sebagai pengakuan saja dan diwilayah lain tidak ada yang seperti iniβ katanya. Ditambahkan pula bahwa beliau telah meminta Asisten perekonomian dan Pembangunan untuk menaikan insentif tersebut βuang ini untuk pembangunan infrastuktur dan biasanya oleh pemborong tapi melalui LPM bisa langsung dilaksanakan dan dirasakan dari pembangunan tersebut oleh masyarakat,β paparnya. Dan terakhir βgonjang ganjing mengenai polisi syariat saya katakan tidak ada polisi syariat, tapi walikota ingin menegakan dan mengajak masyarakat mencintai agama islam maka dibuatlah perdanya,β pungkasnya. >> Iin Kartiwan
