LAPORAN KADIS PENDIDIKAN KOTA: DI DUGA SD Negeri Cibodas 5 & 8 Jual Beli LKS Dan Pungli dan KAS SISWA

Tangerang Kota, (MR) – Tujuan pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan Bangsa .dengan tujuan mencetak Generasi Penerus Bangsa, Namun dalam pelaksanaan di lapangan masih saja terjadi pungutan yang memberatkan orangtua, hal itu terjadi di wilayah SDN Kecamatan Cibodas Kota Tangerang.

Bahwa kepala sekolah SDN Cibodas 5 melakukan pungutan terhadap siswa iuran 10ribu / bulan, dengan tujuan untuk kegiatan sosial,tapi pada dasarnya pihak orangtua siswa, tidak setuju dengan pungutan tersebut. mamah AR saat di konfirmasi, saya sangat keberatan dengan adanya pungutan tersebut ucapnya”karena kita engga selamanya ada uang, jadi pungutan itu jelas memberatkan kami,” Ucap mama AR.

Dan ada juga pada saat dalam pemantauan Media Rqkyat di SDN Cibodas 8 & 5 kecamatan cibodas kota Tangerang berdasarkan temuan orang tua siswa juga, temukan adanya jual beli LKS, bagi yang gak mampu di suruh foto copy. hal itu di katakan oleh orang tua siswa,”bahkan parah nya lagi di SDN 8 meminta pungutan Rp.15.000 buat beli kipas untuk ruang kelas baru,apa ini wajar,”Ucapnya mengakhiri pembicaraan.

Terkait temuan tersebut Media Rakyat mencoba menghubungi Pak Anam,Spd selaku kepala sekolah di SDN 8 & 5 cibodas dan merangkap juga sebagai PLT di SDN Cibodas 5. karna di dalam berita ada hak bertanya dan hak menjawab maka dari pihak awak media konfirmasi terlebih dahulu untuk neluruskan suatu berita,”Namun tanggapan kepala sekolah semua itu tidak ada dan saya tidak tahu apa-apa,”ucap Anam.Spd. dan saya sebagai kepsek akan mencoba menanyakan kepada para guru di sekolah dan dan nanti akan komfirmasi kembali tegasnya.

kita Konfirmasi pastinya sesuai Dengan fakta dan Data,”Tapi sampai hari ini berita di turunkan belum ada tanggapan kembali terkait perihal tersebut masalah tersebut(02/12/2022).

Menurut data-data temuan di lapangan hal ini jelas Akurat dan sangat melanggar UU dasar ayat 1 ayat 2 Nomor 44 tahun 2012. dan perlu dijadikan bahan pertanggung jawaban oleh kepala sekolah.

Berdasarkan info tersebut kami coba menanyakan langsung kepada KABID SD mengatakan,” Enggak ada itu dan semua gratis dari anggaran BOP, dan kalau ada silahkan tanya dan kalau bener-bener ada menjual akan saya panggil pihak kepala sekolah tersebut,”Tegas, Hj.Hilmi.
sampai berita ini di turun kan belum ada konfirmasi kembali dari pihak kepala sekolah bersangkutan.

dan apabila masih belum juga ada tanggapan dan konfirmasi dari kepala sekolah dan dinas pendidikan, sampai berita ini di turun kan. kami dan pihak rekan” LSM mengirim Somasi ke Kejari,”akan kami limpahkan semua data-data temuan, jadi biar kejaksaan memprosesnya secara hukum 02/12/2022) .bersambung

(Handri muhammad)

 5,066 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.