๐ฆ๐๐บ๐ฒ๐ฑ๐ฎ๐ป๐ด, MR – Bendung Cariang adalah bangunan irigasi vital di Sungai Cipelang, Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Dibangun sejak 1911, bendungan ini mengairi sekitar 1.603 hektare lahan pertanian di beberapa desa Ujungjaya. Setelah jebol akibat arus sungai, pemerintah melalui Kementerian PUPR dan BBWS Cimanuk Cisanggarung melakukan rehabilitasi permanen.
Perbaikan Bendung Cariangย merupakan kebutuhan mendesak karena sangat vital bagi pengairan sawah warga. Bendung Cariang Sungai Cipelang di Ujungjaya ini bisa mengairi lahan pertanian di 6 desa di Ujungjaya. Kondisi Bendung Cariang yang dibangun tahun 1911 ini jebol dan tak bisa lagi mengairi sawah sejak 2 tahun terakhir.
Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk – Cisanggarung di Kepala satuan kerja satuan nonvertikal pelaksanaan jaringan pemanfaatan air ( SNVT PJPA) II yang dipimpin Faruz Iqbal Tawakal, S.T.. M. Eng, menganggarkan anggaran untuk perbaikan Bendung Cariang sebesar Rp. 81.220.389.000,00 dengan kontrak tahun jamak (Multi Years Contract) dari tahun 2025 sampai tahun 2027.
Uraian pekerjaan, Persiapan, system manajeman keselamatan kontruksi ( SMKK), pekerjaan tanah, pekerjaan pasangan, pekerjaan beton, pengadaan pemasan dan pemasangan pintu air. Sedangkan waktu pelaksanaan selama 25 bulan.
Adapun rincian anggaran dan estimasi progres sesuai anggaran yang disediakan pemerintah melalui pajak dari Masyarakat selama tiga tahun sbb ;
1. Tahun 2025 sebesar Rp 12.850.000.000 dengan estimasi progres 15,82 %.
2. Tahun 2026 sebesar Rp 42.150.000.000 dengan estimasii progres 51,73%.
3. Tahun 2027 sebesar Rp 26.220.389.000 dengan estimasi progres 32,28%.
Proyek Multi Years Contract ini dimenangkan PT.Fatimah Indah Utama dengan alamat kantor JL. Sultan Alauddin No. 105 A – Makassar (Kota) – Sulawesi Selatan dengan nilai penawaran Rp. 64.976.310.994,40 dari nilai pagu paket sebesar Rp. 81.220.389.000,00 atau 79,99%.
Menurut laman lpse PUPR, jumlah peserta yang berminat perbaikan Bendung Cariang sebanyak 107 penyedia dan yang lolos dalam evaluasi adalah
– PT.Fatimah Indah Utama dengan nilai penawaran Rp. 64.976.310.994,40.
– PT. Permata Maju Jaya Rp. 68.142.993.567,48.
– PT. HIDUP INDAH Rp. 74.633.371.137,98.
Anehnya, saat memasukkan penawaran, ada dua perusahaan memasukkan penawaran dengan nilai angka yang sama percis dengan pemenang, yaitu PT. GUNAKARYA NUSANTARA dengan nilai penawaran Rp. 64.976.310.994,40. Kuat dugaan ada penggiringan pemenang, antara penguasa dengan pengusaha.
Berikut adalah landasan hukum, indikasi, dan sanksi terkait persekongkolan penawaran tender:
1. Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999: Menyatakan bahwa Pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur dan atau menentukan pemenang tender sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat.
2.Aturan Turunan dan Pedoman
Peraturan KPPU Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pedoman Larangan Persekongkolan dalam Tender: Menjelaskan detail pola kecurangan, di mana kesamaan struktur harga penawaran menjadi salah satu kriteria utama.
3. Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021: Menetapkan bahwa kesamaan harga penawaran, susunan, dan kesalahan pengetikan adalah indikasi persekongkolan antar peserta yang wajib dievaluasi oleh panitia lelang.
Pemantauan media ini dilapangan 21/5 diduga pekerjaan sangat minim progres, alat berat yang ada di lokasi bendung hanya dua unit, yang satu mengerjakan perkuatan tanggul sementara dan yang satu lagi untuk pemancanngan pondasi mercu.
Menurut Project Manager Afandi ketika ditemui di lokasi bendung menjelaskan, progres baru tercapai 8 %. ” ๐๐ณ๐ฐ๐จ๐ณ๐ฆ๐ด ๐ด๐ข๐ฎ๐ฑ๐ข๐ช ๐ด๐ข๐ข๐ต ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฃ๐ข๐ณ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ข๐ฑ๐ข๐ช 8 %. Sahutnya sinngkat.
Ironisnya, proyek sudah berjalan 7 bulan sejak penandatanganan kontrak 16 Oktober 2025 baru mencapai progres 8%.
Beni sebagai direksi atau pengawas proyek dari BBWS Cimanuk – Cisanggarung ketika dihubungi media ini lewat hanphone pribadinya tidak mau menjawab pertanyaan media ini. Sedangkan ๐๐๐ก๐ sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) tidak pernah ada dilokasi pekerjaan, padahal media ini sudah beberapa kali ke lokasi.
” ๐๐ข๐ฅ๐ข๐ฉ๐ข๐ญ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ต๐ข๐ฏ๐ช ๐ด๐ฆ๐ฌ๐ช๐ต๐ข๐ณ ๐ด๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฉ๐ข๐ณ๐ข๐ฑ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐จ ๐ช๐ฏ๐ช ๐ค๐ฆ๐ฑ๐ข๐ต ๐ด๐ฆ๐ญ๐ฆ๐ด๐ข๐ช, ๐ต๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ข๐ต๐ข๐ข๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข ๐๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ช๐ฌ๐ฆ๐ณ๐ซ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ฎ๐ข ๐ต๐ช๐จ๐ข ๐ต๐ข๐ฉ๐ถ๐ฏ, ๐ช๐ต๐ถ๐ฑ๐ถ๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ ๐ฅ๐ช๐ฌ๐ฆ๐ณ๐ซ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ด๐ถ๐ข๐ช ๐ธ๐ข๐ฌ๐ต๐ถ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ช๐ต๐ฆ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ฉ, ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข ๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช ๐๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐จ ๐๐ฆ๐ฏ๐จ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ, ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ฆ๐ด๐ข๐ช ๐ฅ๐ช๐ฌ๐ฆ๐ณ๐ซ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ณ๐ถ๐ด๐ข๐ฌ ๐ต๐ฐ๐ต๐ข๐ญ ๐ด๐ข๐ญ๐ถ๐ณ๐ข๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข ๐ช๐ณ๐ช๐จ๐ข๐ฅ๐ช๐ฏ๐บ๐ข ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ๐ช ๐ญ๐ข๐จ๐ช ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ฎ๐ข ๐ด๐ข๐ต๐ถ ๐ต๐ข๐ฉ๐ถ๐ฏ. ๐๐ข๐ณ๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ช ๐ด๐ฆ๐จ๐ฆ๐ณ๐ข ๐ด๐ฆ๐ญ๐ฆ๐ด๐ข๐ช ๐ข๐จ๐ข๐ณ ๐ข๐ช๐ณ ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ด๐ข๐ธ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ช ๐ต๐ฆ๐ณ๐ค๐ถ๐ฌ๐ถ๐ฑ๐ช”. Sahut petani yang tidak mau jatidirinya dengan ๐ด๐ช๐ฏ๐ช๐ด.
Media ini berkomitmen akan mengawasi terus kegiatan ini dan berusaha untuk ketemu PPK agar pemberitaan berimbang di edisi berikutnya.. ๐ฝ๐๐ง๐จ๐๐ข๐๐ช๐ฃ๐. (๐๐๐ข)

