Tingkatkan PAD, Bupati Natuna Tandatangani Kerjasama dengan Perum Perikanan Nasional

 

Natuna (MR)- Bupati Natuna Hamid Rizal menandantangani kerja sama dengan. Perum Perikanan Nasional, Di Rumah makan Hamburbay, Batam 21/03 2018.

Menurutnya, Keberadaan Gudang Beku Terintegrasi (Integrated Cold Storage) dengan kapasitas 200 ton merupakan fasilitas di Pelabuhan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu ,(SKPT) Selat Lampa.

Integrated Cold Storage, untuk menampung potensi perikanan hasil tangkapan nelayan tempatan . Sehingga hasil komoditi dapat lebih bertahan lama dan pemasaranannya lebih terjamin.

Mengingat besarnya fungsi fasilitas tersebut ,untuk menjamin peningkatan ekonomi para nelayan tempatan, perlu ada kerjasama bersifat saling menguntungkan . Melalui pengembangan dan optimalisasi sistem bisnis perikanan , Kerjasama Pemanfaatan (KSP) untuk menjamin upaya pemberdayaan potensi kelautan dan perikanan daerah dan dirasa akan berdampak bagi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ucap Bupati , disela sambutannya .Pada acara Penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Natuna dengan Perum Perusahaan Perikanan Nasional bagi Pemanfaatan Gudang Beku Terintegrasi SKPT.

Kegiatan tersebut dihadiri pihak Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Zakimin, Kepala BPKPAD, R. Dicky Kusnaidi,SE, Kabag Umum, Suhardi, Kabag Hukum, Ferizaldi, Kabag Humas dan Protokol, Budi Darma.

Sementara dari pihak Perum Perikanan Indonesia hadir pula General Manager SBU Fish Trade an Processing, Wenny Prihatini.

Hamid Rizal berharap optimalisasi daya guna fasilitas tersebut diharapkan mampu menampung hasil tangkapan nelayan yang selama ini sulit untuk dipasarkan dan meningkatkan nilai jual produk perikanan, melalui proses pengawetan dan sesuai prosedur pengolahan bahan pangan.

Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia, Ristanto Suanda berharap kehadiran mereka di Kabupaten Natuna dapat mendukung pelaksanaan pembangunan daerah, melalui kontribusi peningkatan ekonomi. Masyarakat nelayan sebagai pelaku utama pemanfaatan potensi perikanan daerah.

Ristanto menjelaskan , Gudang Beku Terintegrasi dapat dimanfaatkan untuk, menampung hasil tangkap nelayan , dan menjaga kualitas pengelolaan pemasaran.

Selain itu, terdapat pula kedai perbekalan bagi nelayan melaut seperti BBM, es untuk membekukan ikan semasa masih dilaut, dan persediaan makanan bagi para nelayan.

Ditempat sama, Perwakilan Perum Perindo Selat Lampa, Yogi Adri Firnanto menerangkan bahwa saat ini pengelolaan di Gudang Beku Terintegrasi saat , menghadapi kendala terkait penyesuaian jadwal armada angkut masih terbatas.

Namun kedepan jadwal tersebut akan direvisi untuk memenuhi kebutuhan ekspor masih melalui Tanjungpinang dan Jakarta.

Disisi lain Keberadaan Penampungan ikan Nelayan, memang membawa berkah bagi Nelayan Tempatan,namun sebaliknya, Sebahagian besar ibu Rumah tangga semakin resah, karena harga ikan dipasaran, semakin mahal.

Seharusnya dampaknya bisa dilihat juga, jangan karena ikan sudah ada pendampingnya, rapi lupa untuk pendistribusian buat masyarakat. Diharapkan keberadaan penampungan ikan disekat Lampa bisa sejalan, dan dapat memenuhi kebutuhan di daerah dulu baru dibawa keluar./Roy.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.