Tidak Ada Proses Hukum Di Kejaksaan OKI, DEMUSI Laporkan Kades Jungkal Di Kejati Sumsel

Kayuagung, (MR)
Atas dugaan penyelewengan Dana Desa yang di lakukan Kepala Desa Jungkal Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan ratusan Masyarakat Desa Jungkal tahun yang lalu datangi Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten OKI.

Ratusan masyarakat saat itu meminta kepada pihak penegak hukum yang dalam hal ini pihak Kejaksaan supaya dapat mengusut tuntas dugaan penyelewengan Dana Desa Tahun Anggaran 2016 dan 2017, yang lalu  namun oleh Kepala Desa Nasution laporan masyarakat tersebut tidak ada tindak lanjut untuk di proses secara hukum. Atau tidak ada kejelasan.

Dengan tidak adanya kejelasa proses kasus dugaan Penyelewengan Dana Desa oleh Kepala Desa Nasution. Akhirnya pengaduan serupa dilakukan oleh Ormas Dewan Pemuda Sriwijaya (DEMUSI) di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Kamis (10/1/2019). “Kami sudah mengetahui kalau sebelumnya oknum kades ini telah sempat dilaporkan masyarakatnya sendiri tahun lalu di Kejaksaan Negeri Kabupaten OKI karena dugaan penyelewengan dana desa.  Sekarang giliran kami melaporkannya  Nasution di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan .”kata Ingsuardi, Koordinator Aksi.

Aksi pengaduan tersebut diikuti puluhan massa DEMUSI. Menyerahkan berkas kepihak ke Kejati Sumsel yang diterima Kasi Pidsus, Faisal, SH

Dalam aksi tersebut Ingsuardi menegaskan pihaknya mendesak Kajati untuk mengusut tuntas indikasi korupsi dana desa tahun 2016 dan 2017. “Kasus yang kami laporkan adalah mark up pembelian lahan desa dan mark up pembangunan jalan setapak.”katanya.

Warga Desa Jungkal, Dedi membenarkan bila oknum kades tersebut bermasalah. “Kami bingung juga kan sudah didemo masyarakat besar besaran tahun lalu, tapi tidak ada cerita.”kata Dedi.

Lanjut Dedi, istrinya selaku pengelola PAUD dibatalkan bantuan dana PAUD nya gara gara istrinya tidak mau menandatangani berkas yang diminta untuk ditandatangani, yang dinilai bertentangan dengan aturan. “Gara-gara hal itu dana PAUD kami tidak dicairkan. Sementara di desa lain cair semua.”ungkap Dedi.

Sekedar mengingatkan, oknum Kades Jungkal, Nasution, didemo warganya setahun lalu di Kajari Kayuagung. Oknum kades tersebut membuat resah warga lantaran diduga melakukan penyelewengan dana desa. Warga yang kesal atas ulah kades tersebut berduyun duyun mendatangi Kantor Kejari Kayuagung. Mereka berharap oknum kades tersebut segera ditangkap. Namun kasus tersebut tak ada kejelasan. >>Ipan

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.