mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Terkait Klaim Tor tor DPR Akan Panggil Kemendikbud

Published on Jun 22 2012 // Berita Utama

Jakarta (MR)
Komisi X DPR  RI akan mengagendakan pemanggilan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) guna membahas masalah yang kini sedang hangat dibahas tentang klaim Malaysia soal Tari Tor Tor. Pernyataan tersebut disampaikan anggota DPR Komisi X, Dedi Gumilar yang lebih akrab dipanggil Miing, Rabu (20/6).
Rencana Malaysia meregistrasi tari Tor-tor dan alat musik Gordang Sambilan ke dalam Akta Warisan Kebangsaan Malaysia menuai polemik. Masyarakat Indonesia keberatan karena tarian ini merupakan budaya Mandailing yang berasal dari Tapanuli, Sumatera Utara.     Wakil Menteri Kemendikbud, Windu Nuryati mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim surat resmi kepada Malaysia agar merevisi klaimnya atas kepemilikan tari Tor Tor dan Gordang Sambilan. Windu juga mengaku pihaknya tengah mempersiapkan untuk mendaftarkan tari Tor Tor sebagai warisan budaya milik Indonesia ke UNESCO.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI berjanji akan mengecek klaim Malaysia atas tari Tor-tor dan Gordang Sambilan. Ke lembaga mana negeri itu mendaftarkan dua budaya tersebut. ‘’Pertama-tama harus dicek, Malaysia itu klaim ke siapa. Klaim ke UNESCO misalnya, itu yang paling kuat,” kata Windu.
Kementerian memiliki data lengkap soal klaim budaya yang akan diajukan ke UNESCO tanggal 29 Juni 2012. Dia menyatakan Malaysia tidak ada di daftar itu.
Sementara itu di Jakarta, Rabu (20/6) puluhan mahasiswa Batak melakukan unjuk rasa di depan Kedubes Malaysia. Mereka memprotes klaim Malaysia terhadap kepemilikan tari Tor Tor. Para mahasiswa Batak pun menggelar tari kebanggaan tersebut di jalanan dan sempat melakukan pelemparan ke kantor kedutaan Malaysia dengan telur sebagai bentuk kekesalan. Dalam orasinya, para mahasiswa juga menuntut pemerintah Indonesia bertindak tegas terhadap klaim Malaysia tersebut. >>Nokipa/Edi

Leave a comment