mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

Tempat Parkir Taksi Pedesaan Di Lapangan Siring Laut Mendapatkan Keritik Warga

Published on Mar 17 2016 // Berita Utama

angkot 2Kotabaru, (MR)
Perpindahan tempat persinggahan angkot taksi dari Lontar dan Semaras di jalan H. Daman Huri (Higa Gunung) Jalan Indra Kesuma Lapangan Siring Laut mendapat kritikan dari masyarakat Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, Kamis (10/03/16)

Joni Mashudi,S.Sos.ST Kabid Darat DISHUB Kotabaru mengataan, “Perpindahan itu yang mendasar bahwa jalan H.Haman Duri (Higa Gunung) itu bukan terminal cuma tempat persinggahan angkot taksi Lontar, kemarin itu ada rapat koordinasi yang di hadiri Polisi, Dishub, Sat Pol PP, Perwakilan angkot Kota, angkot Pedesaan dan beberpa hadir, nah setelah di sepakati bahwa Dishub akan memindahkan tempat persinggahan angkot taksi di jalan H.Daman Huri (Higa Gunung) ke Lapangan Siring Laut di Jalan Pangeran Indra Kesuma, di anggap tempat lama udah tidak layak.

Kata Joni, “Sesuai Kesepakatan yang ada angkot Pedesaan Lontar penumpangnya semua turun di Terminal Stagen, kalau ada barang dari sana seperti membawa Ikan dan di perbolehkan mengantar sampai ke Kota dan taksi nya di perbolehkan setanbai atau fakir di Lapangan Siring Laut sesuai kesepakatan yang ada.

H.Jaya Kabib Pariwisata mengatakan, “Di Hilir Muara itu yang sebenarnya Terminal seperti Taksi angkot dari Sarang Tiung, Berangas berhentinya di sana, kalau dari Lontar berhentinya di Terminal Setagen penumpangnya semua turun di perdayaan taksi hijau mengantar penumpang ke Kota balik lagi ke Terminal, tidak ada lagi di kota tempat persinggahan atau Parkir angkot taksi dari Pedesaan semuanya parkir di Terminal Setagen.

MS.Marikan tokoh mas yarakat mengatakan Pemindahan terminal Higa Gunung ke Lapangan Siring Laut Jalan Pangeran Indra Kesuma menurut saya tidak benar wajah Kotabaru urang etis, tidak sesuai karena dekat dengan kantor Bupati dan DPRD jadi harus di tinjau kembali oleh pihak Pemerintah Daerah seperti DISHUB jangan sampai di jadikan Terminal, dari awal saya katakan Terminal Setagen harus menjadi Teransit segala mobil dan bis, truk, taksi menuju ke Kotabaru, setanbai atau parkir di Terminal Stegen,” tutupnya. >>Hasan

Leave a comment