Taman Nukila, Ruang Kreasi Dan Inovasi Masyarakat Kota Ternate

Ternate, (MR)
Fasilitas ruang terbuka hijau di Kota Ternate masih terbilang minim, padahal dalam perencanaan tata ruang kota idealnya ketersediaan ruang terbuka hijau akan lebih memberi tipikal sebuah kota. Sebuah Kota akan terkesan humanis jauh dari kebisingan dan kegersangan apabila penataan tata ruang kota tersebut menyediakan fasilitas ruang publik seperti ruang terbuka hijau yang memadai.

Taman Nukila yang terpusat di Kelurahan Gamalama mulai diresmikan pada bulan Agustus 2014 oleh Walikota Ternate Hi. Burhan Abdurahman. Fasilitas ruang terbuka hijau (Taman Nukila) sejak diresmikan tersebut ternyata mampu menarik simpati dan menyedot animo masyarakat. Segmen pengunjung ke taman ini lebih banyak didomonasi oleh kalangan mahasiswa. Banyak kegiatan-kegiatan ekstra- kemahasiswaan, seperti meeting organization banyak mengambil setting tempat di taman ini, terutama di waktu siang dan sore selain itu pula ada juga yang memanfaatkannya sekedar refreshing sambil menikmati jajanan es dengan aneka cita rasa.

Semilir angin laut akan menambah rasa sejuk dan nyaman di saat kita memilih duduk bersantai di atas swering sambil melepas pandangan ke laut. Terhampat di depan panorama Pulau Halmahera yang sebegitu eksotik. Pantai di Taman Nukila terbilang masih terjaga terutama dari aspek kebersihannya. Jangan heran jika tempat ini menjadi icon bagi spotdiving bagi para penyelam.

Ketika matahari beranjak siang atau menjelang datangnya senja juga malam hari, lokasi taman mungil nan artistik ini selalu dipadati pengunjung. Beberapa pengunjung yang berstatus mahasiswa sangat menghendaki Nukila lebih ditingkatkana lagi sarana pendukungnya. Fasilitas air bersih, lampu penerang, gosebo, saat ini sudah tersedia tapi bagi mereka belum cukup. Pemkot juga harus mencari alternatif membuka dan mengembangkan ruang terbuka hijau untuk kebutuhan masyarakat.

Satu hal yang perlu diapresiasi adalah kinerja positif anggota Satpol PP yang ditugaskan melakukan pengamanan (security) di lokasi taman. Ramadhan, salah satu anggota Satpol PP saat diwawancarai MR mengaku masih banyak pengunjung yang belum memiliki kesadaran memanfaatkan ruang publik ini seperti memarkir kendaraan secara tidak teratur dan membuang sampah sembarangan. >>Ateng-Saleh

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.