mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

SPBU Angkutan Umum dan Mobil Pribadi Dipetakan

Published on Apr 22 2013 // Berita Utama

bbm_101456456456Jakarta,(MR)

PT Pertamina (persero) siap menjalankan kebijakan dual price untuk BBM bersubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik perusahaan berplat merah tersebut.

Nanti, SPBU dengan harga BBM bersubsidi Rp4.500 per liter diprioritaskan untuk jalan yang banyak dilewati kendaraan umum dan sepeda motor. Hal itu diungkapkan Senior Vice President Fuel Distribution and Marketing Pertamina Sujartoko ketika dihubungi Media Rabu.

Ia mengatakan meski pemerintah belum mengeluarkan kebijakan dual price secara resmi, pihaknya sudah mulai memetakan SPBU yang khusus untuk BBM bersubsidi seharga Rp4.500 per liter dan SPBU khusus BBM bersubsidi harga baru untuk mobil pribadi.

Menurutnya, berdasarkan pemetaan yang dilakukan terhadap konsumsi angkutan umum dan sepeda motor versus mobil pribadi terhadap BBM, persentasenya 55%:45%. “Pembagiannya ke 5.027 SPBU Pertamina akan seperti itu. SPBU dengan harga baru diprioritaskan untuk wilayah yang jarang dilewati jalur angkutan umum dan atau permukiman golongan menengah ke atas. “Kalau enggak ada angkutan umum yang lewat situ ngapain kami lokasikan SPBU BBM bersubsidi Rp4.500,” kata Suhartoko.

Vice President Corporate Communication Pertamina menambahkan dari pembahasan (kebijakan BBM bersubsidi) yang diikuti juga Pertamina, mekanismenya memang diputuskan akan dipisah SPBU yang menjual BBM bersubsidi untuk kendaraan umum dan sepeda motor dan SPBU khusus mobil dengan harga baru. “Akan dipetakan SPBU untuk angkutan umum dan mobil pribadi. Yang pasti tidak ada satu SPBU yang menjual dengan dua harga,” kata Ali.

Kendati demikian, implementasi tersebut berlaku situasional sesuai kondisi di lapangan. Misalnya, di satu daerah hanya memiliki satu SPBU, maka SPBU tersebut hanya akan menjual BBM bersubsidi dengan harga Rp4.500 per liter. Terkait pengawasan pelaksanaan, Ali mengatakan implementasi kebijakan itu akan paralel dengan implementasi sistem monitoring dan pengendalian berbasis IT. >> Sahrial Nova

Leave a comment