mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

SMPN 7 Klaten Sukses Gelar UNBK 2017

Published on May 14 2017 // Pendidikan

Klaten, (MR)
SESUAI jadwal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (8/5) ini merupakan hari terakhir pelaksanaaan ujian nasional (UN) untuk tingkat SMP/sederajat. Informasi yang dihimpun Media Rakyat, sebanyak 17.659 siswa di Kabupaten Klaten telah terdaftar sebagai peserta ujian nasional yang berlangsung pada tanggal 2,3,4 dan 8 Mei 2017.

Mereka merupakan siswa yang berasal dari 131 sekolah yang ada di wilayah Klaten, termasuk siswa madrasah tsanawiyah (MTs) negeri dan swasta. Dari jumlah sekolah yang ada, 79 sekolah diantaranya sudah dapat melaksanakan UN berbasis komputer (UNBK) sementara sisanya masih dengan UN kertas dan pensil (UNKP).
Salah satu sekolah di Kabupaten Klaten yang sudah dapat melaksanakan UNBK secara mandiri adalah SMPN 7 Klaten.

Kepada Media Rakyat, Senin (8/5), ketua penyelenggara UNBK SMPN 7 Klaten, Rosalia Yusri S dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Kamsono, mengatakan, untuk UNBK tahun ini diikuti oleh 234 siswa dengan menggunakan 84 komputer dan dilakukan sebanyak tiga sesi,

“Ujian dilaksanakan di dua ruangan yang berkapasitas 39 unit komputer tiap ruangnya. Sementara untuk cadangan telah disiapkan masing-masing 3 unit komputer, untuk pelasaksaan UNBK selama empat hari ini telah dapat berjalan lancar tanpa kendala,” ungkap Rosalia.

Untuk mendukung kelancaran koneksi jaringan saat UNBK berlangsung, pihak sekolah telah menggunakan 2 server utama dan telah disiapkan 1 server lain sebagai cadangan. Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya gangguan koneksi internet dan jaringan, pihak sekolah juga sudah memberikan pembekalan teknis kepada para teknisi.
Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya listrik padam saat UNBK berlangsung, sebuah genset juga sudah disiapkan pihak sekolah.

“Jauh sebelum pelaksanaan ujian, kami sudah berkoordinasi dan mengirimkan surat kepada pihak PLN Klaten untuk tidak melakukan pemadaman listrik selama ujian berlangsung, ” ungkap Kamsono.

Sebelum pelaksanaan UNBK, pihak sekolah juga sudah memberikan pembekalan dan pendalaman materi pelajaran kepada siswa kelas IX usai jam belajar normal berlangsung.

“Setiap hari, jelang UNBK diadakan tutor untuk siswa yang diadakan usai jam sekolah,” ujar Rosalia.

Sementara itu, pihak sekolah juga sudah membekali siswa dengan penyelenggaraan try out serta simulasi UNBK dengan harapan siswa terbiasa mengerjakan soal-soal ujian yang berbasis komputer. Terkait pengadaan sarana komputer, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Kamsono mengatakan, dewan guru juga ikut berperan aktif mendukung suksesnya UNBK secara mandiri dengan cara memberikan sumbangan sehingga dapat terkumpul dana sebesar Rp. 26juta.

“Setiap guru di sekolah ini menyumbang secara sukarela untuk pengadaan komputer dan tidak ada unsur paksaan,” ujar Kamsono.

Komite sekolah dan orang tua siswa juga turut memberikan kontribusi secara sukarela untuk pengadaan komputer sehingga dari yang awalnya sekolah hanya memiliki 40 unit komputer namun saat pelaksanaan UNBK sekolah ini dapat memiliki 84 unit komputer dan semua itu sudah cukup memenuhi syarat untuk dapat melaksanakan UNBK secara mandiri tahun ini. >>R.Koos_t

Leave a comment