Sistem Daring Dan Luring Masih di Terapkan Sampai Ada Kebijakan Baru

Kotamobagu, (MR) – Tahun ajaran baru memang di mulai 13 Juli 2020, namun karena kondisi pandemi covid-19 belum aman, maka Kota Kotamobagu masih menerapkan belajar dari rumah. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu Dra Hj Rukmini Simbala.

“Proses belajar tatap muka langsung disekolah belum bisa dilaksanakan hal ini sesuai dengan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Sulawesi Utara Nomor : 420/20.6963/Sekr tentang Penyelenggaraan Pembelajaran di Satuan Pendidikan Paud/RA/SD/MI/SMP/MTs/SMA/MA/SMK/SLB dan satuan pendidikan lainnya pada tahun pelajaran 2020/2021 dimasa pandemi virus corona. ini.”Jelasnya

Dengan hal ini pembelajaran dilakukan dirumah dengan sistem dalam jaringan (daring) dan mengelompokkan siswa berdasarkan ketersediaan akses untuk pelayanan pembelajaran dalam jaringan. Sehingga akan di ketahui pula siswa yang harus secara luar jaringan (luring) yaitu dengan cara kunjungan ke rumah siswa.

Sekretaris Dikdas Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu Rastono Sumardi, S.Pd,ME juga menambahkan, Keselamatan siswa dan guru menjadi nilai utama sehingga protokol kesehatan harus menjadi perhatian yang serius dan pembelajaran harus tetap berjalan dan memastikan semua anak harus terlayani dalam pembelajaran melalui sistem dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).

“Jadi orang tua mohon memahami kondisi ini dan dapat memberikan dukungan pembelajaran kepada anak-anaknya di rumah sehingga kegiatan pembelajaran harus tetap berjalan dengan sistem daring dan luring sampai adanya pemberitahuan lebih lanjut karena keselamatan siswa dan guru merupakan nilai paling utama.” Pesan Rastono.

Untuk satuan PAUD, SD, SMP serta satuan pendidikan formal yang menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten/Kota, kecuali satuan pendidikan RA/MI/MTs/MA dan satuan pendidikan keagamaan lainnya yang menjadi kewenangan kantor wilayah kementrian Agama Provinsi Sulut, agar membuat kebijakan tersendiri namun tidak bertentangan dengan kebijakan pemerintah Provinsi Sulut.

Semua Komponen warga sekolah agar ikut melaksanakan pengawasan dan memastikan siswa-siswinya melakukan aktivitas belajar dari rumah selama masa waktu yang ditentukan.
Kepada kepala satuan pendidikan yang melanggar surat edaran ini akan diberikan sanksi sesuai kewenangan masing-masing.
Surat edaran ini di tinjau kembali sesuai dengan perkembangan dan kebijakan pemerintah terkait penyebaran pandemi Covid-19 secara Nasional, ditanda tangani oleh Olly Dondokambey Gubernur Sulut, di himbaukan kepada Bupati/Wali kota se-Sulut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulut dan Kepala SMA/SMK/SLB se-Sulut. (Neni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.