Tuesday, 13/11/2018 | 12:56 UTC+7
Media Rakyat

Siapa Bilang SMP Satu Atap Segeram Tak Punya Guru.

 

Natuna(MR)- Kritikan Kamarul Zaman di laman Face Book Berita Natuna ,ternyata salah alamat.Pernyataan SMP satu atap di Segeram , tepatnya di kelurahan sedanau Kecamatan Bunguran Barat , tidak ada guru mengajar, tidaklah benar.

Hal tersebut disampaikan kepala Dinas pendidikan Pemuda dan olah raga Suherman saat ditemui wartawan koran. Ini, di kantornya jalan bukit arai kamis 13/09/2018,

Sebenarnya ada guru pak, cuma saat ini kita masih memakai guru SD yang ada disana, karena konsep sekolah satu atap (SATAP) , memang begitu.Lagi pula sekolah itu baru dua bulan.

” Dulu SATAP pengadah sama” . Bertahun tahun SD dan SMP, di pengadah memakai Kepala sekolah SD untuk sekolah smp satap.

Kecuali sudah ada bangunan sendiri, barulah Bupati tunjuk kepala sekolah defenitifnya.ucap Suherman. Kalau sekarang Kita pakai guru SD dulu. Jika CPNS baru, sudah ada, nanti Kita drob kesana ucap Kadisdikpora.

Harus diakui sekolah ini baru dua bulan dengan jumlah murid 7 orang. Kalau dibilang serba kekurangan itu pasti. Namun demikian.ikian Pemkab Natuna tidak tinggal diam.

Buktinya tahun 2018 ini , Kemendikbud akan bangun SMP disegeram. Adapun dana yang digelontirkan sebesar 1,3 M. Ini bukan dana DAK, tapi dana hibah. Setelah bangunan selesai barulah Kita usulkan ke Bupati Siapa Kepala sekolahnya.

SATAP (Sekolah satu atap, )merupakan konsep sekolah untuk daerah terpencil ucap Suherman.Namun demikian Ia meminta agar masyarakat bisa memahami dulu baru berkomentar.

Ia juga mengakui jika Bupati telah memerintahkan dirinya melakukan pengecekan terkait kekurangan guru di setiap daerah. Besar kemungkinan para guru di Ranai bakal dapat giliran menganjar di daerah pelosok .

Tetapi Suherman mengakui jika guru di Ranai sudah cukup dan tidak lebih.Jika ini yang dikirim ke Pulau takut mengganggu pelajaran yang sudah ada, Ucapnya./Roy.

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.