mediararakyat

Pembawa Suara Pembangunan Bangsa

SDN Cipanas IV Perlu 5 RKB

Published on Sep 01 2012 // Pendidikan

Cianjur, (MR)
DALAM rangka meningkatkan program pendidikan, perlu di lengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai karena ruang kelas merupakan sarat utama tempat kegiatan Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) maka itu SD Negri IV cipanas benar- benar sangat membutuhkan ruang kelas baru yang selama ini belajar siswa/siswi tiap hari harus di sip dua pagi dan siang tentu saja banyak hambatan mata pelajaran pun tidak akan normal 100 persen bila belajar siswa di bagi waktu berbeda dengan belajar dari pagi mulai jam (7) sampe jam (12) penuh.
Kepala Sekolah Dasar Negeri  IV Cipanas Hj Euis Rochayati S.Pd mengatakan jumlah siswa/i didik di SD Negeri IV Cipanas berkisar 458 Siswa,  di dukung tenaga pengajar Pegawai Negeri Sipil (8) orang, dan guru sukwan (10) orang, hingga sekarang sekolah yang di pimpinya masih kekurangan ruang kelas mencapai 5 ruang kelas, sekolah ini benar-benar sangat membutuhkan ruang kelas baru, para siswa/i  SD Negeri IV Cipanas banyak yang berprestasi diantaranya; prestasi lomba puisi. RTUB olahraga, kesenian bela diri pencak silat tingkat provinsi juga masih banyak yang lainnya, dituturkan Euis Rochayati.
Informasi yang di himpun koran ini dari orang tua siswa/i membenarkan bahwa SD Negeri IV Cipanas sangat membutuhkan ruang kelas, karena bayaknya anak didik yang menimba ilmu di sekolah ini tidak seimbang dengan ruang kelas yang ada, terkadang sebagai orang tua siswa merasa kasian terhadap anak- anak ada yang berangkat pagi ada yang berangkat siang bertahun-tahun dari mulai kelas (1) sampai kelas (6) harus bergantian waktu  pagi dan siang oleh karena itu saya sebagai orang tua siswa memohon kepada pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi, maupun pemerintah daerah untuk segera membantu masyarakat terutama siswa/siswi belajar nya tidak full seharian karena terhambat yaitulah kekurangan ruang kelas, jelasnya.
Pengamatan wartawan koran ini di salah satu sekolah ketika kekurangan tenaga pengajar yang PNS cuma (8) orang tetapi sukwan lebih dari delapan orang jelas untuk pebayaran gaji sukwan sekolah memang terbebani karena gaji sukwan itu tanggung jawab sekolah tentu saja mengambil anggaran dari dana BOS tetapi kalau PNS nya (75) persen sukwan (25) sekolah tidak terlalu terbebani maka itu pihak disdik sudah sewajarnya sukwan di angkat PNS apalagi sukwan yang sudah mempunyai masa kerja yang sudah sesuai masa kerja. >> A.Sofiyan

Leave a comment