Sawer Ketua BPD, Berujung Penjara.

 

Natuna(MR)- A (31) tertunduk malu, ketika digiring keruang Intelkam Mapolres Natuna. Ketua BPD,desa Cemaga Selatan itu, terpaksa berurusan dengan aparat hukum, dikarenakan nyawer Pramusaji pakai uang palsu . Uang tersebut mendarat tidak pada tempatnya.

Akibatnya, Pramusaji salah satu ditempat  karaoke, melaporkan A, kepihak berwajib. Tidak menunggu waktu lama, jajaran Satreskrim Polres Natuna berhasil meringkus A (31)di kediamannya, hal ini dikatakan Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto,SIK dalam Komprensi Persnya dengan awak Media Senen (11/03/2019) Siang .

Didampingi,Kabag Ops Kompol Elfizar,Kasat Reskrim AKP Hendrianto,SH.MH,Kasat Narkoba AKP Ramlan Kalit , Kabagren AKP Puji Ariana serta para anggota Satreakrim Polres Natuna .

Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto,SIK dalam Komprensi Persnya, menengaskan , pengedar uang palsu (Upal) inisial A di tangkap, terkait adanya laporan dari pemandu Karoke tempat hiburan malam Pelangi atas nama Juliani. A (31) memberi uang saweran sebesar 200 ribu rupiah dengan cara dimasukan kedalam bajunya.

Uang dua lembar berwarna merah dengan nominal 200 ribu rupiah itu, akhirnya di curigai sebagai uang palsu.

Berkat laporan itu , Satreskrim Polres Natuna di pimpin Kasatreskrim AKP Hendriyanto,SH.MH bersama jajaranya meringkus A.

Setelah dikembangkangkan A merupakan Ketua BPD Desa Cemaga Selatan Kecamatan Bunguran Selatan dengan sengaja mencetak uang pecahan seratus ribu sebanyak dua lembar dengan mengunakan printer berwarna di kediamnya kata Kapolres Natuna.

Tersangka (A) sudah kita amankan dan untuk memastikan pecahan uang seratus ribu itu ,Kita telah mengirimkan dua lembar uang merah pecahan seratus ribu itu ke ahlinya untuk dilakukan pengecekanya melalui leb.

Akibat perbuatannya, A (31) di kenakan sangsi pidana pasal 36 ayat 3 tahun 2007 dengan ancaman kurungan penjara selam 10 tahun dan membayar denda sebesar 1 milyar rupiah pungkas Nugroho. Kapolres Natuna juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap hati hati dan jangan main main, terhadap lambang Negara. Karena menyangkut harkat dan martabat NKRI. Saya pastikan tidak ada ampun bagi mereka yang main main terhadap itu,tegas Kapolres ./Roy.

Related posts

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.